in ,

Kisah Kakek Penjual Ikan Koi Ini Bikin Netizen Menangis

Kisah Kakek Penjual Ikan Koi Ini Bikin Netizen Menangis
Foto: Instagram/@vivipdharapan

Di masa kini banyak sekali orang yang sehat secara fisik melakukan pekerjaan-pekerjaan enteng seperti mengemis hanya untuk mendapatkan uang tanpa harus susah payah. Di luar sana banyak sekali orang yang kesusahan tapi tetap melakukan pekerjaan halal meskipun penghasilannya tak seberapa.

Kakek penjual ikan koi ini salah satunya. Walau beliau sudah tua renta, kakek sebatang kara ini tetap semangat mencari nafkah dengan cara yang halal. Meskipun penghasilannya sangat sedikit, tapi yang terpenting baginya yaitu uang halal untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Kisah kakek penjual ikan koi itu berhasil menyita perhatian netizen setelah diposting ke Instagram oleh akun @vivipdharapan pada Jumat (3/8/2018). Banyak warganet yang dibuat sedih dengan perjuangan kakek itu.

Dalam caption yang ditulis akun @vivipdharapan, diketahui kalau kakek itu berjualan ikan koi di sekitar Simpang Tembok, Bukittinggi, Sumatera Barat.

Kakek yang tak diketahui namanya itu berjualan secara pindah-pindah karena tidak punya stand khusus untuk berjualan.

Berjualan dari pagi sampai sore.

Kisah Kakek Penjual Ikan Koi Ini Bikin Netizen Menangis
Foto: Instagram/vivipdharapan

Setelah berbincang dengannya, kakek itu menjelaskan kalau ia punya rumah di daerah Payakumbuh, di Padang Mangateh. Dari jam 8 pagi, beliau naik bus ke Bukittinggi dan berhenti di simpang Mandiangin. Dia suka berjualan dari pagi sampai jam 4 sore.

Untuk harga ikan koi yang dijualnya, 3 ekor ikan kecil dipatok dengan harga Rp 10.000 dan yang agak besar dijual seharga 25.000.

Kakek ini tinggal cuma berdua dengan sang cucu yang masih duduk di kelas 5 SD, sedang istrinya baru meninggal 4 bulan lalu karena sakit. Beliau juga punya dua anak tapi tidak tinggal bersamanya.

Biasanya kakek ini suka berjualan di hari Rabu dan Sabtu. Selain hari itu, beliau tidak bekerja karena kondisi fisik yang sudah tidak mendukung.

Di usianya yang sudah tua, kakek ini tetap semangat mencari nafkah dengan cara yang halal walu hasilnya tak seberapa. Jika kamu bertemu dengan kakek ini, sebaiknya kamu beli ikan yang dijualnya walau kamu tak membutuhkannya. Itu sekedar untuk membantu sang kakek.