Inspirasi

Kapan Saat yang Tepat Untuk Bertemu Psikolog atau Psikiater?

Kapan Saat yang Tepat Untuk Bertemu Psikolog atau Psikiater?

Kesehatan mental seseorang bisa menjadi buruk ketika mengalami banyak tekanan dalam hidup. Tekanan ini bisa diperolah dari dalam diri sendiri, keluarga, lingkungan pertemanan hingga pekerjaan. Banyak orang yang menyepelekan masalah kesehatan mental yang justru sangat berbahaya.

Kesehatan mental yang terganggu bisa mempengaruhi perilaku seseorang. Seseorang yang tiba-tiba cuek, tidak bergairah pada hal yang sebelumnya ia sukai, hingga cenderung menutup diri bisa menghambat banyak aktivitas dalam hidupnya.

Jika kamu saat ini tengah menghadapi hari yang sulit dan merasa kesehatan mentalmu memburuk apalagi sudah mengalami 4 hal di bawah ini, sebaiknya segeralah menemui psikolog atau psikiater ya.

Baca Juga : 5 Trik Psikologi Untuk Membuat Orang Lain Cepat Menyukaimu

1.Melukai diri sendiri

Kapan Saat yang Tepat Untuk Bertemu Psikolog atau Psikiater?

foto: schoolswork.co.uk

Karena sudah tidak tahu apa yang harus dilakukan, kamu memiliki kecenderungan melukai diri sendiri. Banyak bentuk dan cara untuk melukai diri sendiri. Hal ini tentu tidak baik, selain bagi kesehatan mental, fisikmu juga merasa kesakitan.

Bertemu dengan psikolog atau psikiater akan membantumu sedikit lebih lega. Selain mendapat seseorang yang bisa kamu percayai untuk mendengarkan ceritamu, kamu akan diberikan saran untuk mengendalikan stresmu. Tentu dengan hal-hal yang lebih positif.

2. Perubahan perilaku yang ekstrem

Kapan Saat yang Tepat Untuk Bertemu Psikolog atau Psikiater?

foto: calmsage.com

Perubahan perilaku yang ekstrem biasanya disadari oleh orang-orang sekitar. Kebiasaanmu, aktivitasmu, hingga pola hidupmu seketika berubah. Misalnya kamu adalah orang yang produktif, namun karena merasa stres kamu bisa tidur dalam waktu yang cukup lama, atau bisa tidak tidur berhari-hari tapi tidak melakukan apapun.

Hal ini tentu saja akan menghambat aktivitasmu, Pola hidupmu jadi berubah drastis. Tidak hanya pola hidup dan aktivitas, mood-mu juga tentu akan mengalami perubahan ekstrem terus menerus.

3. Sulit fokus

Kapan Saat yang Tepat Untuk Bertemu Psikolog atau Psikiater?

foto: Healthtista

Kamu mungkin pernah mengalami hilangnya fokus saat mengerjakan sesuatu. Kamu kerap kali memikirkan hal-hal negatif yang belum tentu terjadi. Istilah lain untuk hal ini adalah overthinking. Kamu terus menerus memikirkan sesuatu yang sudah terjadi atau mungkin belum tentu terjadi.

Sulit fokus, perasaan tidak nyaman, perasaan terus berubah-ubah, dan pola pikir yang negatif adalah dampak dari stres.

4. Aktivitas terhambat

Kapan Saat yang Tepat Untuk Bertemu Psikolog atau Psikiater?

foto: MLive.com

Akibat dari 3 hal yang telah dibahas sebelumnya adalah terhambatnya aktivitas. Kamu membutuhkan waktu lebih lama dari biasanya untuk menyelasaikan sesuatu. Kamu mungkin mengalami kesulitan saat berdiskusi bersama teman-temanmu. Atau kamu terus mengeluh kelelahan padahal tidak banyak hal yang kamu lakuka.

Jika kamu terus menerus memaksa diri untuk biasa saja, hasil yang kamu harapkan tentu tidak akan maksimal. Kamu harus menangani terlebih dahulu akar permasalahanmu.

Itu dia beberapa hal yang bisa menjadikan tanda jika kamu butuh bantuan psikolog atau psikiater. Stres, depresi, atau sakit mental lainnya bukan hal memalukan yang harus kamu tutupi. Ingat, setiap manusia memiliki batasan masing-masing dalam menerima masalah yang mereka hadapi.

Jika kamu sudah tidak sanggup dan kamu merasa hal ini sudah mempengaruhi hidupmu, segeralah hubungi psikolog atau psikiater.

To Top