Inspirasi

Jangan Terlalu Baik! Berprilaku Sewajarnya Saja

Jangan Terlalu Baik! Berprilaku Sewajarnya Saja

Menjadi pribadi yang baik memanglah penting. Karena dengan menjadi pribadi yang baik kamu akan mempunyai banyak teman. Dan setidaknya kamu tidak akan mempunyai musuh dalam kehidupan kamu. Hal itu sangat baik bagi kesehatan fisik maupun mental kamu.

Namun menjadi terlalu baik tidaklah baik, itu bisa merusak hidupmu secara fisik maupun mental. Kamu akan di manfaatkan oleh mereka yang mempunyai niat jahat padamu. Jadi sebaiknya kamu bersikap sewajarnya saja, jangan terlalu baik jika kamu terlalu baik. Berikut alasan kenapa kamu jangan menjadi orang yang terlalu baik.

Banyak yang mengambil keuntungan dari sifatmu ini

Orang baik umumnya akan disukai dan diterima di mana saja. Tapi, pada situasi yang tidak tepat, orang-orang justru dapat mengambil keuntungan dari sifatmu yang satu ini. Terutama pada tempat-tempat yang kental dengan atmosfer persaingan, seperti kantor, sekolah, organisasi, dan sebagainya.

Tak jarang kamu jadi lupa caranya memperlakukan diri sendiri dengan baik

Bersikap baik pada orang lain pastinya membuatmu harus mencurahkan banyak energi dan waktu untuk mereka. Sehingga energi dan waktu yang kamu gunakan untuk mengurus dirimu sendiri hanyalah sisanya. Hingga akhirnya waktu demi waktu berlalu sampai kamu menyadari tidak ada perkembangan yang berarti pada masalah-masalah yang sedang kamu alami.

Ada banyak orang hanya akan mendekatimu saat mereka sedang butuh

Mengetahui sifatmu yang tidak tega melihat orang lain menderita dan sulit menolak permintaan orang lain. Orang-orang akan melihat ini sebagai kesempatan untuk mendatangimu kapan pun mereka membutuhkan. Parahnya lagi, pola ini bisa membuat mereka lepas kendali saat kamu selalu bisa memberikan solusi atas permasalahan mereka.

Caramu menilai orang lain akan berubah dan menjadi tidak wajar

Menjadi terlalu baik perlahan-lahan juga dapat mengubah cara pandangmu terhadap orang lain menjadi tidak realistis. Kamu akan mengharapkan orang lain berbuat baik sama seperti apa yang kamu lakukan, bahkan tak jarang kamu menilai orang lain jahat hanya karena tidak bisa membantumu.

Bukan tidak mungkin kebaikanmu ini diartikan sebagai tanda bahwa kamu adalah pribadi yang lemah

Selalu mengesampingkan kepentingan pribadi dan mendahulukan orang lain hanya akan membuat kamu tampak lemah di mata orang lain. Sebab, orang-orang akan berpikir bahwa sikapmu ini semata-mata kamu lakukan untuk menghindari penilaian buruk orang lain terhadapmu.

Orang-orang justru tidak percaya bahwa kamu sebaik ini

Mirisnya, setelah banyak tenaga dan waktu yang kamu korbankan untuk orang lain. Tak sedikit dari mereka yang justru menilai kamu sebenarnya hanya berpura-pura baik dan memiliki motif tersembunyi di balik setiap kebaikan yang kamu lakukan. Akhirnya, banyak yang bersikap sinis pada setiap apa yang kamu lakukan.

Tak bisa menjadi diri sendiri

Jika terlalu baik sama orang lain, apalagi perihal selalu mengikuti kata teman-teman, tentu kamu akan dipandang bahwa tak punya pilihan lain.

Jika terus-terusan seperti ini, kamu akan mengalami kesulitan dalam mengekspresikan diri sendiri, lho. Semakin lama, kamu akan merasa bahwa kamu tak akan bisa menjadi diri sendiri.

Mudah kecewa

Memaafkan seseorang itu memang perlu, tapi memberikan kesempatan kedua itu adalah sebuah pilihan. Jika memberi kesempatan kedua kepada seseorang yang pernah menyakitimu, bisa jadi akan membuka celah dirimu sendiri untuk dikecewakan lagi kali kedua.

Tak dihargai

Salah satu alasan kenapa jangan terlalu baik sama orang adalah kamu akan menjadi sosok yang tak dihargai lagi. Biasanya ini terjadi karena kamu terlalu sering minta maaf.

Memang orang yang berani minta maaf duluan pasti mempunyai jiwa yang besar. Namun apa jadinya kalau selalu minta maaf kalau itu bukan kesalahanmu? Jika begitu terus, tentu orang tak lagi menghargaimu.

So, mulai sekarang jadilah orang baik menurut porsi yang pas saja alias mendahulukan jadi diri sendiri dan tidak meletakkan kebahagiaanmu untuk orang lain, karena dirimu juga pantas bahagia. Ketika kamu jatuhpun blum tentu mereka akan membantu kamu untuk bangkit kembali pada posisi semula. Dan bisa jadi mereka akan menertawakanmu dan hal buruk lainnya.

To Top