Inspirasi

Jadilah Seperti Bunga yang Tetap Memberikan Keharuman Kepada Tangan yang Telah Merusaknya

Jadilah Seperti Bunga yang Tetap Memberikan Keharuman Kepada Tangan yang Telah Merusaknya

Dalam kehidupan ini tak lepas dari yang namanya tersakiti. Cuma kita mau menempatkan posisi dimana, apakah kita mau jadi orang yang suka menyakiti atau orang yang mencoba tetap baik meski sering disakiti atau jadi pendendam?

Itu tergantung diri Anda sendiri, cuma apa hebatnya suka menyakiti orang lain dan apa untungnya balas dendam kepada orang yang telah menyakiti kita? Kelihatannya kita akan puas, tapi sebenarnya kita sudah mencelakakan diri sendiri.

Menyakiti orang lain hanya akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Bayangkan jika ada seratus orang yang Anda sakiti, berarti ada 100 doa buruk untuk Anda. Susahnya lagi dosa menyakiti orang lain itu tidak akan diampuni sampai Anda meminta maaf kepada orang bersangkutan.

Dan karma itu ada, setiap Anda menyakiti orang lain, suatu saat nanti akan ada balasannya untuk Anda dan bahkan balasannya bisa berkali-kali lipat lebih pedih.

Lalu jika Anda berniat balas dendam kepada orang yang telah menyakiti Anda, apa untungnya? Mungkin Anda akan merasa puas, tapi jauh dalam lubuk hati Anda rasa dendam dan amarah malah semakin bertambah. Dendam hanya akan menyebabkan kerugian pada diri sendiri dan orang lain.

Lantas apa yang harus dilakukan jika ada orang yang menyakiti kita? Ali bin Abi Thalib pernah berkata, “Jadilah seperti bunga yang memberikan keharuman bahkan kepada tangan yang telah merusaknya.”

Tetaplah berbuat baik meski orang lain memperlakukanmu tidak baik. Balaslah prilaku buruk orang lain dengan kebaikan karena lambat laun hatinya akan luluh oleh kebaikanmu.

Ketika semua orang sudah bisa membalas keburukan dengan kebaikan, disitulah kedamaian dan kenyamanan akan tercipta.

Untuk bisa melakukan semua itu, tentu Anda perlu pertolongan Yang Maha Kuasa. Oleh karena itu, lakukanlah kebaikan dengan niat atas nama Allah, bukan berharap mendapatkan kebaikan dari manusia.

To Top