in , ,

Filosofi di Balik Bentuk Bumi yang Bulat, Penuh Makna yang Patut Direnungkan

Filosofi bentuk bumi bulat
Foto: pixabay.com

Kita semua tahu kalau bumi itu bentuknya bulat dan berputar pada rotasinya sambil mengelilingi matahari. Di balik bentuk bumi yang bulat itu, ada filosofi berharga yang bisa kita petik pelajarannya. Mungkin kita akan segera mengetahui kenapa Allah menciptakan bumi itu bentuknya bulat dan juga berputar.

Bentuk bumi yang bulat memungkinkan planet ini untuk berputar pada porosnya atau lebih kita kenal dengan istilah rotasi. Karena ada rotasi inilah, kita bisa melihat siang dan malam. Sebagian banyak manusia memanfaatkan siang untuk bekerja dan malam untuk beristirahat.

loading...

Andai kata bumi bentuknya kotak, segitiga atau bahkan datar, bumi tidak akan bisa berputar. Pergantian siang dan malam pun tidak akan pernah terjadi. Lalu kenapa kita tidak merasa perputaran bumi?

Menurut sains, bumi itu berputar sangat cepat. Saking cepatnya, kita tidak akan merasakan bumi itu berputar. Andakaikan kita bisa merasakan perputaran bumi, kita pasti tidak hidup. Allah itu Maha Kuasa dan Allah sudah mendesain sedemikian rupa planet ini agar kita bisa hidup di dalamnya.

Baca Juga: Filosofi di Balik Kisah Ular Membelit Gergaji

Lalu apa filosofi di balik bentuk bumi yang bulat?

Filosofi bentuk bumi bulat
Foto: pixabay.com

Bumi itu bentuknya bulat dan berputar pada rotasinya. Karena ada rotasi, siang dan malam silih berganti. Siang tidak akan selamanya siang, dan akan digantikan dengan malam. Dan malam tidak akan selamanya malam, dan akan digantikan dengan siang.

Begitupun dengan kehidupan ini yang diibaratkan roda yang berputar. Kesenangan yang sedang kita rasakan tidak akan selamanya bertahan, ada kalanya kesenangan akan digantikan dengan kesusahan. Begitupun yang sedang mengalami kesusahan, jangan sedih karena kesusahan suatu saat nanti akan digantikan dengan kesenangan.

Ada kalanya roda kehidupan membawa kita ke atas dan ada kalanya roda kehidupan membawa kita ke bawah. Senang dan susah akan terus silih berganti seperti siang dan malam selama kita hidup di dunia ini. Yang senang tidak akan selamanya senang, dan akan digantikan dengan susah. Dan yang susah tidak akan selamanya susah, dan akan digantikan dengan senang.

Senang dan susah itu bukan soal kaya atau tidak, tapi soal kebahagiaan dan ketenangan hati. Di luar sana banyak yang kaya, tapi hatinya dipenuhi kegelisahan dan ketakutan. Di sisi lain, ada yang miskin, tapi hatinya tenang dan selalu gembira.

Jangan sedih jika kamu sedang mengalami kesulitan, bersabarlah dan tetaplah berusaha sekuat mungkin. Yakinlah bahwa kesulitan itu akan digantikan dengan kesenangan. Dan buat yang sedang mendapatkan kesenangan, jangan sampai hal itu membuatmu sombong dan lalai, karena kesenanganmu tak akan bertahan selamanya.

Baca Juga: Filosofi Gula & Kopi Ini Akan Mengajarkanmu Tentang Arti Ikhlas

Selama kita hidup di dunia ini, roda kehidupan akan terus berputar. Jika kamu dihadapkan dengan permasalahan nomor 1, kemudian kamu akan dihadapkan dengan permasalahan nomor 2 dan seterusnya karena bilangan itu tidak ada ujungnya.

Inilah alasan Allah menciptakan bumi ini dengan bentuk bulat agar kita paham dengan makna kehidupan

Filosofi bentuk bumi bulat
Foto: pixabay.com

Mungkin inilah alasan Allah menciptakan bumi berbentuk bulat. Untuk mengingatkan kita bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini tak akan bertahan selamanya. Segala sesuatu yang ada di dunia ini hanya patamorgana, sesuatu yang terlihat indah padahal tidak.

Kita menganggap bahwa kekayaan dunia adalah kunci kebahagiaan. Kita beranggapan kekayaan akan membuat hidup ini indah. Memang awalnya terasa indah, tapi tetap pada akhirnya kita akan menemukan kesulitan yang begitu berat. Seperti halnya melihat patamorgana, yang terlihat indah dari jauh, tapi ketika dari dekat ternyata tidak ada apa-apanya.

Mau yang kaya atau miskin, tetap semuanya akan melihat siang dan malam, semuanya akan merasakan senang dan susah.

Perhiasaan dunia bisa membuat kita lupa akan kematian. Seperti halnya kita tidak merasakan dunia ini berputar, kita merasa akan hidup selamanya padahal kita tahu akan menjumpai kematian. Kecintaan terhadap dunia yang terlalu berlebihan telah melalaikan kita pada urusan akhirat.

Jalanilah hidup ini dengan baik, cukup dengan melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala laranganNya. Dan istiqomalah saat siang dan malam, saat senang ataupun saat susah. Jangan sampai dunia ini membuat kita lupa tentang asal muasal kita.

Semoga artikel ini bermanfaat buat kita semua. Dan jangan lupa bagikan ke teman-teman kalian!

loading...
Loading...
Loading...