in ,

Filosofi di Balik Aksi Pemuda yang Melempar Telur Ke Kepala Senator Australia

Filosofi di Balik Aksi Pemuda yang Melempar Telur Ke Kepala Senator Australia 1

Senator Australia bernama Fraser Anning mengeluarkan pernyataan yang tidak enak didengar terkait insiden penembakan di Masjid Al Noor, Selandia Baru. Bukannya berkabung, dia malah menyalahkan muslim terkait peristiwa berdarah tersebut.

Melalui akun Twitter-nya, Anning menjelaskan bahwa serangan di Selandia Baru itu disebabkan karena imigran Muslim yang bermigrasi ke Selandia Baru. Anning bahkan menyebut ‘kaum fanatik Muslim’ dalam kicauannya tersebut.

“Apakah ada yang masih membantah hubungan antara imigrasi Muslim dan kekerasan? Penyebab pertumpahan darah sesungguhnya di Selandia Baru hari ini adalah karena program imigrasi yang memungkinkan kaum fanatik Muslim untuk bermigrasi ke Selandia Baru,” tulis Anning.

Sontak saja pernyataan Anning mengundang amarah banyak pihak. Salah satunya yang dilakukan pemuda ini yang berani menimpuk telur ke kepala botak Anning saat dia sedang diwawancara.

Baca Juga: Ini Arti Tulisan pada Senjata Pelaku Penembakan di Masjid Selandia Baru

Pemuda itu mungkin kesal kenapa Anning bukannya berkabung dan malah menyalahkan muslim terkait insiden penembakan terhadap jemaah sholat Jumat.

Banyak pihak yang mengecam pernyataan Anning dan tak sedikit warganet yang membela aksi pemuda itu.

Menurut warganet ada filosofi di balik aksi pemuda yang melempar telur ke kepala Senator Australia tersebut. Berikut filosofinya:

1. Pemuda itu mendekati senator dari arah belakang dengan niat menyerang dadakan tanpa diketahui targetnya, samal halnya dengan yang terjadi pada kasus penembakan kemarin.

2. Pemuda itu merekam aksinya dengan kamera HP, sama halnya dengan aksi teroris yang melakukan penembakan brutal yang merekam aksinya.

3. Kemudian pemuda itu memecahkan telur di kepala Senator Australia tersebut dan ia langsung kaget, naik pitam, marah, keluar kata-kata kasar dan bahkan memukul pemuda itu.

4. Intinya, Senator itu sudah marah besar baru dipecahkan telur di kepalanya dari belakang. Bagaimana jika peluru yang tiba-tiba bersarang di kepalamu?

Pemuda itu mungkin ingin menunjukkan kepada senator bagaimana jadinya bila kejadian penembakan kemarin itu menimpa kita, sementara si senator malah menyalahkan muslim.

Ya heroik sekali aksi pemuda itu!!!

Loading...
Loading...