Inspirasi

9 Kelebihan Investasi Emas Daripada Investasi Lainnya

9 Kelebihan Investasi Emas Daripada Investasi Lainnya

Investasi Emas cukup diminati banyak masyarakat. Bagaimana tidak? Dengan bentuk menarik, perhiasan satu ini berhasil memikat perhatian banyak orang karena dikenal sebagai barang investasi dengan kepastian bahwa akan memberikan keuntungan bagi para pemiliknya.

Tidak mengherankan, karena investasi emas memiliki keuntungan utama di mana kecenderungan harganya yang selalu naik dari tahun ke tahun. Hal ini jelas memberikan keuntungan bagi para pemiliknya, terutama blia selisih harga beli dan harga jualnya cukup besar.

Berikut merupakan beberapa keuntungan jika kamu berinvestasi emas.

1. Nilai emas cenderung stabil

Alasan kenapa investasi emas menguntungkan karena nilai emas yang cenderung stabil. Emas memiliki volatilitas yang lebih rendah ketimbang instrumen-instrumen investasi lainnya.

Maksud dari volatilitas rendah di sini adalah harganya gak cepat berubah dalam waktu singkat. Dengan kata lain, harga emas gak tiba-tiba naik tinggi dalam waktu cepat ataupun turun dalam waktu sekejap.

2. Diakui dan diterima banyak orang di dunia

Hampir semua orang di seluruh dunia percaya dan sepakat dengan adanya nilai yang dikandung emas. Menariknya, di dunia ini masih ada beberapa jenis logam mulia yang lebih bernilai daripada emas.

Namun, sejarah emas yang telah dikenal sejak zaman dahulu membuat nilai logam mulia ini terus bertahan hingga sekarang. Bahkan, dulunya emas pernah menjadi alat tukar yang paling dominan.

3. Emas melindungi nilai uang dari inflasi (hedging)

Inflasi di satu sisi bisa menguntungkan, tapi di sisi lain bisa merugikan. Makanya tingkat inflasi harus berada di kisaran yang pas, gak boleh plus ataupun minus.

Walaupun begitu, perlu langkah antisipatif dalam melindungi nilai uang. Sebab, inflasi membawa efek negatif terhadap nilai uang yang kita miliki.

Investasi emas menjadi salah satu langkah melindungi nilai uang dari inflasi (hedging). Soalnya saat nilai mata uang, semisal Dolar turun, nilai emas tetap terjaga, bahkan nilainya beranjak naik.

4. Investasi emas berperan dalam diversifikasi investasi

Agar risiko yang ditanggung gak besar-besar amat, perlu adanya diversifikasi dalam berinvestasi. Maksud dari diversifikasi di sini adalah penganekaragaman portofolio investasi. Jadi, investasi yang dimiliki gak cuma saham, tapi juga ada instrumen investasi lainnya.

Nah, emas menjadi salah satu pilihan dalam melakukan diversifikasi investasi. Sebab emas punya korelasi negatif dengan saham. Saat harga saham turun, harga emas cenderung naik. Dengan memiliki emas dalam portofolio, kerugian saham bisa diminimalkan.

5. Dapat diperjualbelikan secara online 

Kecanggihan teknologi hari ini memudahkan kita untuk melakukan berbagai macam transaksi secara online, termasuk di dalamnya juga untuk jual-beli emas.

Jual-beli emas secara online menawarkan berbagai macam keuntungan dan kemudahan. Mulai dari caranya yang mudah dan praktis, modal yang rendah, hemat tempat dan juga bebas biaya administrasi.

Namun, sebelum melakukan jual-beli online perlu dipastikan penjual atau penyedia layanan ini terpercaya dan sudah terdaftar.

6. Pergerakan harga bisa dipantau kapan saja

Dapat dilakukan secara online, investasi emas dapat dipantau kapan saja, dimana saja. Fluktuasi harga pun dapat diketahui secara real time. Karenanya, jika ingin menjualnya saat berada pada harga terbaik. Mungkin sekali dilakukan. Begitu juga sebaliknya, kamu bisa membeli emas saat harganya sedan mengalami penurunan.

7. Risikonya terbilang minim

Memilih emas sebagai instrumen investasi, terutama untuk kamu yang masih pemula adalah pilihan yang tepat sebab risikonya terbilang minim.

Emas yang dapat disimpan dalam jangka waktu lama tidak akan mengalami perubahan pada fisiknya. Ini tidak akan membuat penurunan kualitas yang berkaitan dengan kerugian karena nilainya yang juga menurun.

Risiko investasi emas terbilang minim karena harganya yang cenderung stabil dan tentunya lebih aman dibandingkan dengan saham.

Harganya yang stabil disebabkan oleh permintaan dan penawaran emas di pasar yang juga stabil. Selain itu ia tidak terdampak inflasi, malah harganya semakin meroket dan akan memberikan keuntungan maksimal.

8. Dalam jangka panjang, emas bisa menjadi dana darurat

Emas merupakan instrumen investasi jangka panjang karena keuntungannya tidak bisa didapatkan dengan cepat. Memang fluktuasi terus terjadi padanya, namun pada kondisi ekonomi yang stabil harga emas cenderung stabil.

Fluktuasi harga emas sendiri tergantung pada nilai mata uang nasional terhadap mata uang asing. Selain itu, juga disebabkan oleh kondisi keuangan suatu negara. Karenanya selisih harga beli terhadap harga jual tidak bisa muncul dengan serta-merta.

Meski kenaikan harganya hanya terjadi beberapa tahun sekali, harga emas cenderung mengalami kenaikan dibandingkan penurunan. Oleh karena itu, menjadikan emas sebagai instrumen investasi jangka panjang yang bisa menjadi dana darurat di masa depan adalah pilihan yang tepat..

9. Bisa beli kurang dari 1 gram

Dengan segala kemudahan yang ada saat ini, salah satunya dengan platform online untuk berinvestasi emas. Kamu tidak perlu modal besar untuk mulai berinvestasi.

Mulai dengan nominal Rp. 5.000 atau bahkan Rp. 100 sekalipun kamu bisa mencicil emas yang dimiliki. Tentunya, ukurannya pun sangat kecil, kurang dari 1 gram. Tak apa memulai dari yang sedikit terlebih dahulu sebab semua yang besar mulainya dari yang kecil dulu, kan?

To Top