in , ,

Ini yang Terjadi Jika Kamu Rutin Jalan Kaki 30 Menit Sehari

Ini yang Terjadi Jika Kamu Rutin Jalan Kaki 30 Menit Sehari
Foto: steemit.com

Jalan kaki pasti sudah jadi kebiasaan yang rutin kita lakukan setiap hari. Tapi tahu tidak kalau jalan kaki ternyata menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh?

Mungkin banyak yang tidak menyadarinya kalau dari sekedar jalan kaki, kita dianggap sudah melakukan olahraga ringan. Namun bila kamu ingin mendapatkan manfaat maksimal dari jalan kaki, coba kamu fokus untuk jalan kaki selama 30 menit sehari. Kamu akan mendapatkan beberapa manfaat ini:

1. Mengusir stres

Buat kamu yang sedang stres entah itu karena pekerjaan, rumah tangga, keuangan atau cinta, jalan kaki adalah solusi terbaik meredakan beban pikiran yang sedang kamu alami. Menurut sebuah penelitian di Swedia, jalan kaki selama 30 menit bisa membuat pikiran jadi lebih santai.

2. Membakar kalori

Jalan kaki termasuk olahraga kecil. Walaupun kecil tapi jika dilakukan secara rutin dan teratur, maka kamu bisa mendapatkan manfaat baiknya. Dengan hanya berjalan kaki, lemak dan kalori dalam tubuh akan berkurang.

Baca Juga: Apa yang Terjadi Jika Berhenti Minum Kopi Selama Sebulan?

Selain itu, kadar gula darah yang memicu kegemukan juga bisa berkurang. Jadi, buat yang ingin langsing tapi enggan melakukan olahraga berat, jalan kaki adalah pilihan terbaik.

3. Perasaan jadi lebih nyaman

Menurut beberapa penelitian, jalan kaki dipercaya bisa menenangkan pikiran dan membuat perasaan jadi lebih nyaman. Apalagi bila jalan kakinya dilakukan di tempat dengan udara segar dan banyak pepohonan, efeknya pada pikiran dan hati akan jauh lebih menenangkan.

4. Tidur jadi lebih nyenyak

Seseorang yang rajin jalan kaki cenderung memiliki tidur yang lebih nyenyak dibandingkan mereka yang jarang jalan kaki. Sebab, saat kamu berjalan, maka hormon dalam tubuhmu akan bekerja dengan baik. Selain itu, jalan kaki bisa membuat pikiran tenang dan nyaman, jadi tak heran bila hal itu bisa membuat kamu mendapatkan tidur nyenyak.

Sekarang masih ada alasan untuk enggan jalan kaki?