in ,

Gengsi Itu Boleh-Boleh Saja, yang Gak Boleh Itu Gengsian

Gengsi Itu Boleh-Boleh Saja, yang Gak Boleh Itu Gengsian
Ilustrasi

Setiap orang pasti punya gengsi dalam dirinya masing-masing. Mungkin hanya orang yang gak berakal saja yang tidak punya gengsi dalam dirinya. Hanya saja yang membedakan, ada yang bisa mengendalikan gengsinya dan ada juga yang terlalu gengsian.

Bukan tidak boleh, punya gengsi itu boleh-boleh saja. Ini sudah jadi naluri manusia yang tidak mungkin bisa dibuang. Gengsi bisa mendorong seseorang untuk berprilaku dan berpenampilan sebaik mungkin ketika di depan orang lain.

Loading...

Misalnya saja ketika kamu akan pergi ke ondangan, pasti kamu akan mengenakan pakaian yang bagus, rapih, dan sopan. Kamu tidak mungkin mengenakan celana pendek dan pakaian yang lusuh karena kamu tidak ingin memalukan diri sendiri di depan orang lain. Inilah yang disebut gengsi.

Baca Juga: Banyak Berharap Pada Orang Lain Itu Menyakitkan, Cukup Berharap Pada Allah Saja

Contoh lainnya kamu punya penghasilan 500 juta sebulan, dan kamu ingin membeli mobil. Karena kamu punya gengsi, kamu akan membeli mobil yang lumayan mewah dengan harga di atas 400 jutaan. Hal itu wajar-wajar saja karena sesuai kemampuan kamu. Tidak mungkin kamu memiliki gaji sebesar itu, tapi membeli mobil yang kualitasnya di bawah rata-rata.

Lalu apa perbedaan gengsi dan gengsian?

Gengsi Itu Boleh-Boleh Saja, yang Gak Boleh Itu Gengsian
Foto: telegrafi.com

Kalau seseorang yang memiliki gengsi terlalu tinggi alias gengsian, orang tersebut cenderung memiliki sifat sombong, ingin dipuji orang, dan selalu melakukan sesuatu di luar batas kemampuannya.

Contohnya saja kamu punya penghasilan 5 juta per bulan, tapi karena kamu orangnya sangat gengsian, alhasil kamu memaksakan diri untuk membeli mobil seharga 300 jutaan ke atas dengan cicilan per bulan mencapai 4 juta per bulan selama beberapa tahun.

Kamu memaksakan diri membeli mobil bagus tersebut karena kamu tidak ingin dinilai rendah oleh orang lain meskipun gaji kamu sangat kecil. Kamu sampai rela pinjam sana sini hanya untuk membeli mobil tersebut dan untuk memenuhi kebutuhan hidup sendiri.

Jadi orang yang gengsian itu suka melakukan sesuatu di luar batas kemampuannya dengan niat ingin dipuji orang dan tidak ingin diledek orang.

Sementara orang yang punya gengsi dan bisa mengendalikannya, ia akan melakukan sesuatu sesuai kebutuhan dan kemampuannya. Mereka tidak akan melakukan sesuatu yang berada di luar batas kemampuannya. Tujuannya bukan untuk dinilai baik oleh orang lain, tapi hanya untuk memenuhi kebutuhannya.

Orang yang gengsian akan mencelakakan dirinya sendiri, membuat dirinya terjerumus dalam banyak masalah. Mereka hidupnya tidak akan tenang karena selalu terbuai oleh harta dan penilaian orang lain. Mereka hidupnya akan pilih-pilih, dan tidak mengedepankan kebaikan untuk dirinya sendiri.

Kendalikanlah gengsi kamu sesuai kemampuan dan kebutuhan!

loading...
Loading...
Loading...