Life

Beberapa Hal yang Terlambat Disadari, Menerimanya atau Terus Menyesal?

Beberapa Hal yang Terlambat Disadari, Menerimanya atau Terus Menyesal?

Saat pandemi ini, kita punya banyak waktu luang. Terkadang waktu luang tersebut di isi untuk merencanakan apa yang akan di lakukan untuk masa depan. Tapi tak luput juga teringat masa lalu yang baru kita sadari. Kenapa dulu gitu ya? Kenapa ga gini? Coba kalo dulu gitu pasti gini.

Banyak asumsi yang terpikirkan ketika mengingat masa lalu kita. Hal itu seharusnya terjadi pada saat itu, namun kita terlambat menyadarinya. Berikut gambaran hal yang terlambat kita sadari.

1. Kurang tekun saat kuliah dan mulai kehilangan teman seangkatan

Beberapa Hal yang Terlambat Disadari, Menerimanya atau Terus Menyesal?

Walaupun mungkin jadwal dan target sudah dibuat, namun kecepatan menyelesaikan skripsi tergantung kita sendiri. Awalnya mungkin hal ini membuai karena tak ada lagi jam formal seperti saat kuliah biasanya, toh lebih enak nonton drama Korea. Akan tetapi, waktu mulai berjalan dan satu per satu story di Instagram teman-teman isinya unggahan bahwa mereka sudah lulus sidang.

Penyesalan mulai datang, namun hal ini hanya akan makin menghambat kelulusan jika tugas dan skripsi nekat diabaikan. Akhirnya tumpukan tugas itu perlu dikerjakan, pun kabar kelulusan teman bisa dijadikan pacuan ketimbang hanya iri dan terpuruk sendiri.

2. Pentingnya Mengelola Keuangan

Beberapa Hal yang Terlambat Disadari, Menerimanya atau Terus Menyesal?

Mengatur keuangan termasuk menyisihkan uang untuk tabungan baiknya dilakukan dari sekarang. Kalau tidak, habis gajian yang ada uang bablas entah kemana habisnya. Hal ini mungkin baru terasa setelah bertahun-tahun berlalu dan menengok saldo rekening yang hanya segitu-segitu saja.

Mulai saat ini, kamu bisa memulai menuliskan pengeluaranmu, membuat berbagai pos pengeluaran, dan menyisihkan sebagian untuk tabungan. Jadi, suatu saat nanti kamu perlu dana darurat, maka sudah ada dana yang tersedia.

3. Bersikap baik pada semua orang

Beberapa Hal yang Terlambat Disadari, Menerimanya atau Terus Menyesal?

Amarah masa muda yang berapi-api di sertai dengan pola pikir yang pendek mengakibatkan kamu menjauh dari lingkungan persahabatanmu. Hal ini mungkin sangan relefan pada saat saat itu, namun pada kenyataannya semakin lama kamu menjauh dari sahabatmu kamu akan sadar bahwa kamu perlu sosok sahabat.

Selain itupun kepada orang lain, kalau saja bersikap baik pasti suatu saat kita akan ditolong oleh orang tersebut. Semakin jelek hubungan dengan orang sekitar makan tunggu saja kehancuran hidupmu.

4. Bekerja ternyata bukan hanya butuh kemampuan akademik semata, soft skill justru ternyata lebih banyak diperlukan

 

Bekerja sambil kuliah

Mungkin selama sekolah atau kuliah, nilai akademik lebih dikejar daripada kemampuan yang lain. Akhirnya, keahlian untuk bersosialisasi atau kerja dalam tim, berbicara di depan umum, dan hal-hal serupa jadi terlupakan.

Sebenarnya kemampuan tersebut bisa diperoleh dari organisasi yang bisa kamu ikuti, namun karena masanya sudah lewat, kamu bisa kok mempelajarinya sambil sekaligus mempraktikkannya. Sebagai ganti organisasi di zaman sekolah atau kuliah, kamu juga tetap bisa mengikuti komunitas untuk menyalurkan hobimu.

5. , kisah cinta yang tak kesampaian juga identik dengan rasa penyesalan setelah beberapa waktu baru sadar

Beberapa Hal yang Terlambat Disadari, Menerimanya atau Terus Menyesal?

Foto : kelascinta.com

Berteman dengan seseorang dan menjadi satu-satunya yang jatuh cinta terasa sangat menyebalkan. Lebih menyebalkan jika kamu suatu hari tahu bahwa ternyata kamu bukan satu-satunya yang memiliki perasaan tersebut tapi kini semua sudah terlambat karena ia sudah bersama dengan yang lain.

Satu-satunya yang tersisa hanya rasa kecewa. Akan tetapi, percaya saja bahwa jika jodoh pasti dia akan kembali. Menyesalinya terus-terusan atau bahkan memiliki rencana jahat untuk mengakhiri hubungannya hanya akan merugikan dirimu sendiri. Sementara itu, jangan menutup kemungkinan akan adanya orang baru ya.

Walau sudah terlambat dan kamu baru sadar namun kutipan lama yang berbunyi “lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali” bisa kamu terapkan sesekali. Di usia berapapun, kamu masih bisa menabung, melanjutkan pendidikan, atau bahkan menyatakan perasaan kok.

To Top