in

Awas, Makan Junk Food Bisa Membuat Kamu Jadi Idiot

Ilustrasi (foto: beforeitsnews.com)

Para peneliti di Universitas Negeri Oregon mengatakan diet yang tinggi akan lemak dan gula dapat menyebabkan berkurangnya fleksibilitas kognitif atau kemampuan untuk beradaptasi dalam mengubah situasi.

Seperti dilansir Elite Daily (8/7/2015), penelitian yang diterbitkan dalam Neuroscience itu melibatkan tikus sebagai bahan penelitian di laboratorium yang diberi makan makanan yang mengandung lemak dan gula.

Selama empat minggu hasilnya bervariasi. Para peneliti menemukan hubungan yang jelas antara tingkatan berbagai variasi bakteri usus dan kemampuan kognitif masing-masing tikus.

loading...

Untuk yang tidak terbiasa, bakteri usus atau flora usus itu cukup baik untuk Anda. Hal itu dikarenakan bakteri usus mampu mencerna makanan dan meningkatkan fungsi otak.

Di sisi lain, makanan berlemak dan bergula dengan tingkat probiotik tertentu dapat mengarah ke melemahnya kemampuan untuk beradaptasi di sebuah lingkungan yang berubah, menurut para peneliti.

“Bakteri dapat melepaskan senyawa yang bertindak sebagai neurotransmitter, merangsang saraf sensorik atau sistem kekebalan tubuh dan memepngaruhi berbagai fungsi biologis,” kata Kathy Magnusson, seorang profesor di Universitas Negeri Oregon.

“Pekerjaan ini menunjukkan bahwa lemak dan gula dapat mengubah sistem bakteri sehat Anda, dan itulah salah satu alasan mereka (junk food) bukan makanan yang baik untuk Anda,” tambah Kathy.

loading...
loading...
Loading...
Loading...