Infomen

Viral Pemakaman Pasien Corona Tanpa Didampingi Keluarga

Viral Pemakaman Pasien Corona Tanpa Didampingi Keluarga

Beberapa hari ke belakang sempat beredar postingan prosedur pemakaman pasien Corona. Dalam positngan tersebut, disebutkan kalau pasien Corona yang meninggal, pemakamannya tidak boleh dihadiri oleh keluarga dan kerabat.

Selian itu, pemakamannya hanya dilakukan oleh beberapa petugas saja yang berlangsung selama 4 jam. Entah prosedur ini valid atau tidak, tujuannya memang untuk mencegah penyebaran COVID-19. Oleh karena itu, keluarga dan kerabat tidak boleh datang ke pemakaman pasien Corona.

Viral Pemakaman Pasien Corona Tanpa Didampingi Keluarga

Foto: Instagram/@evarahmisalama

Prosedur ini dirasakan sendiri oleh Eva Rahmi Salama, seseorang yang punya anggota keluarga positif Corona meninggal dunia. Ibunya positif Corona dan meninggal. Proses pemakamannya harus mengikuti prosedur khusus.

Eva pun mengunggah momen pilu proses pemakaman ibunya ke akun Instagram pribadinya @evarahmisalama pada 20 Maret 2020. Dia mengungkapkan kesedihannya atas kepergian ibunya karena Corona dan dikubur tanpa pelayat.

Viral Pemakaman Pasien Corona Tanpa Didampingi Keluarga

Foto: Instagram/@evarahmisalama

Postingannya itu langsung viral karena dalam foto tersebut tampak tak ada satupun anak saudara atau kerabat yang mengantarkan jenazah ibunda Eva serta memberikan doa.

Proses pemakaman ibu Eva dilakukan di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur. Hanya ada beberapa petugas pemakaman saja yang terlihat memakai masker ketika menguburkan jenazah ibu Eva.

Menurut informasi yang beredar, pasien Corona yang meninggal, jenazahnya akan dibungkus dengan kafan berbahan plastik yang tidak bisa tembus. Di China, pasien Corona yang meninggal bahkan harus dibakar.

To Top