in

Terkutuk, Israel Bombardir Gaza di Awal Ramadhan, Puluhan Orang Tewas

Israel bombardir Gaza di awal Ramadhan
Foto: Al Jazeera

Seluruh umat muslim di dunia ini pasti bersuka cita menyambut Ramadhan di tahun ini. Namun lain lagi dengan umat muslim yang tinggal di Palestina, khususnya di Gaza, di mana mereka menyambut awal bulan suci ini dengan suara bom dari militer Israel.

Bentrokan antara militer Israel dan Palestina terjadi lagi di Jalur Gaza di awal Ramadhan ini. Militer Israel tak segan-segan membombardir Jalur Gaza dengan pesawat jet tempur dan kapal perang pada hari Minggu kemarin (5/5/2019).

Menurut data hingga hari Senin (6/5) yang dikutip dari Sindo News, tercatat ada 24 warga Palestina yang terbunuh oleh tentara Zionis Israel. Dari pihak Israel hanya ada empat orang tewas setelah sekitar 600 roket ditembakan kelompok militan Gaza.

Mirisnya lagi, dua perempuan hamil dan tiga bayi adalah salah satu dari 24 korban tewas serangan keji tersebut.

Komandan Hamas, Hamad al-Khodori (34), juga dilaporkan ikut tewas dalam serangan tersebut. Khodori dianggap sebagai sasaran utama oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDR) karena menerima uang dari Iran untuk militan Gaza.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu adalah orang di balik serangan itu. Dia memerintahkan serangan besar-besaran ke Jalur Gaza setelah eskalasi semakin memanas.

Dia juga memerintahkan pasukan artileri, tank, infanteri untuk membantu pasukan Israel yang sudah ada di Jalur Gaza. Perintah tersebut memicu kekhawatiran bahwa Israel berniat melakukan invasi darat.

Media Israel juga melaporkan bahwa Hamas telah meluncurkan ratusan roket ke kota-kota selatan di negara itu. Namun sistem anti rudal Iron Dome berhasil mencegat lebih dari 250 roket.

Laporan lain menyebutkan bahwa pesawat tempur Israel melakukan sekitar 150 serangan dan menargetkan wilayah sipil, seperti masjid, pemukiman warga, toko dan lemabaga sosial.

Kita doakan saja semoga konflik ini segera reda dan warga Gaza bisa menjalani puasa Ramadhan dengan damai, tanpa takut terkena bom tentara Zionis.

Loading...