in

Miris, Wanita Menstruasi di Nepal Akan Diasingkan ke Gubuk Atau Hutan

Di salah satu daerah di Nepal, ada tradisi aneh yang agak tidak manusiawi. Bagaimana tidak, wanita yang sedang mengalami menstruasi di sana harus diasingkan ke gubuk atau hutan. Alasannya karena wanita menstruasi dianggap bisa membawa kesialan.

Dalam tradisi yang disebut Chhaupadi itu, seorang perempuan yang tengah haid atau menstruasi akan dipaksa hengkang dari rumahnya. Mereka akan dikirim ke gubuk, kandang hewan dan bahkan ke hutan selama tujuh hari hingga menstruasi selesai.

Tradisi ini sudah dipraktikan selama berabad-abad. Tak hanya berlaku bagi wanita haid, wanita yang baru melahirkan juga akan dipaksa melakukan tradisi ini.

Selain diasingkan, wanita menstruasi juga tidak boleh menyentuh suami dan laki-laki lain. Jika seandainya ada laki-laki yang secara tak sengaja menyentuh wanita menstruasi, maka dia harus segera disucikan dengan air kencing sapi yang dianggap suci oleh penduduk Hindu di Nepal.

Berikut ini potret miris pengasingan wanita menstruasi di Nepal yang sangat tidak manusiawi, yang dihimpun dari laman Boombastis.

Baca Juga: Fakta Mengerikan Di Balik Tradisi Tiup Lilin Ulang Tahun

1. Selama diasingkan, mereka tidak diperbolehkan mengkonsumsi makanan bergizi. Mereka hanya makan nasi dengan garam.

2. Jika tradisi ini dilanggar, maka malapetaka akan terjadi.

3. Setiap bulan, wanita yang mengalami menstruasi akan diasingkan ke tempat yang penuh penderitaan.

4. Banyak aktivis yang menentang tradisi ini, tapi sampai sekarang tradisi ini masih ada.

5. Karena tradisi ini, wanita rentan terkena penyakit mematikan. Wajar saja, mereka tinggal di tempat yang tidak layak huni, suhu yang dingin dan makanan yang tidak bergizi.

6. Mereka dianggap pembawa sial dan harus diasingkan dulu untuk menghindari kesialan.

7. Bayangkan saja, sambil menahan rasa nyeri karena haid, mereka harus hidup menderita.

8. Banyak wanita yang meninggal karena tradisi tak manusiawi ini.

loading...
Loading...
Loading...