Infomen

Gelar Pesta Pernikahaan Saat Corona, Jabatan Kapolsek Kembangan Dicopot

Gelar Pesta Pernikahaan Saat Corona, Jabatan Kapolsek Kembangan Dicopot

Dalam rangka mencegah corona, pemerintah pusat sudah menerapkan aturan untuk tidak menggelar acara-acara yang memungkinkan berkerumunnya massa dalam jumlah banyak. Salah satunya menggelar pesta pernikahan, jika kedapatan menggelar resepsi nikahann, polisi akan membubarkannya.

Ketika polisi harus menghimbau dan memastikan warga tetap di rumah, seorang Kapolsek Kembangan malah menggelar pesta pernikahan di tengah wabah corona.

Propam Polda Metro Jaya menyatakan bahwa Kapolsek Metro Kembangan Kompol Fahrul Sudiana telah melanggar Maklumat Kapolri setelah menggelar pesta pernikahan di tengah wabah pandemi virus corona. Fahrul mendapat sanksi dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek dan dimutasi ke Polda Metro Jaya.

Fahrul diketahui menggelar pesta pernikahan pada 21 Maret lalu. Foto pesta pernikahannya itu sempat tersebar luas di media sosial dan mengundang kecaman dari warganet.

Karena tindakannya tersebut dianggap melanggar Maklumat Kapolri yang baru 2 hari terbit ketika itu, Fahrul dilepas dari jabatnnya.

Maklumat Kapolri itu mengatur soal larangan masyarakat yang bersifat mengundang massa untuk berkumpul. Seperti halnya resepsi pernikahan dimana polisi sudah banyak membubarkan resepsi pernikahan di tengah wabah COVID-19.

Maklumat tersebut tak hanya berlaku bagi masyarakat, tapi juga polisi dan keluarganya. Atas dasar itu, kini Fahrul sudah dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Kembangan. Dia dipindahkan sebagai Analis Kebijakan di Polda Metro Jaya.

Nah pangkat Kapolsek saja sampai dicabut gelarnya, apalagi kita rakyat biasa. Jadi jangan berani menggelar acara di tengah wabah corona yah.

To Top