Infomen

Gara-Gara Lockdown Corona, Suara Bumi Jadi Berubah

Gara-Gara Lockdown Corona, Suara Bumi Jadi Berubah

COVID-19 membuat semua orang terpaksa tetap di dalam rumah. Otomatis aktivitas di luar pun berkurang drastis, termasuk aktivitas kendaraan di jalan. Karena kebanyakan orang sekarang tinggal di dalam rumah, suara planet Bumi pun sampai berubah.

Para ilmuwan tengah memantau getaran permukaan Bumi dan menemukan penurunan yang mencolok setelah banyak kota di seluruh dunia memberlakukan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona.

Dari data yang dikumpulkan oleh British Geological Survey, seperti dilansir dari Daily Mail (2/4), seismometer di London menunjukkan penurunan tingkat kebisingan saat aktivitas manusia berkurang.

Para ahli mengatakan bahwa penurunan tingkat getaran Bumi dipengaruhi oleh orang-orang yang sekarang hanya diam saja di rumah. Ditambah lagi berkurangnya kebisingan kendaraan, industri semakin membuat suara Bumi jadi rendah.

Fenomena serupa juga terjadi di Paris, Brussels, Los Angeles dan Aukland dimana tingkat kebisingan jadi turun drastis dan ini berlangsung sangat lama selama orang-orang tinggal di rumah.

Ahli geologi Royal Observatory of Belgium, Thomas Lecocq, menciptakan sebuah alat untuk menunjukkan perubahan kebisingan yang telah digunakan di seluruh dunia.

Lecocq mengatakan level yang terdeteksi oleh seismometer di Brussels sejak awal lockdown corona mulai menurun drastis.mKarena suara manusia mneurun, suara angin dan lautan pun jadi terdengar lebih jelas menurut alat yang diciptakan Lecocq.

Ahli geofisika Celeste Labedz juga menemukan penurunan tingkat kebisingan di Los Angeles, salah satu kota terpadat di Amerika. Sementara di Selandia Baru, para seismolog juga menemukan penurunan tingkat kebisingan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Lockdown corona yang hampir terjadi di seluruh dunia ini benar-benar mempengaruhi suara Bumi ini.

To Top