Infomen

Foto Memorial Ketika Bobotoh dan The Jak Berada di Satu Tribun, Sungguh Indah

Foto Memorial Ketika Bobotoh dan The Jak Berada di Satu Tribun, Sungguh Indah

Permusuhan antara Bobotoh Persib dan The Jakmania sudah berlangsung sangat lama. Permusuhan kedua suporter sepakbola tersebut seperti tidak ada akhirnya saja.

Setiap Persib berhadapan dengan Persija, tidak pernah Bobotoh sampai satu tribun dengan The Jak. Keduanya pasti dipisahkan dalam tribun yang berbeda.

Kenapa demikian? Jika sampai disatukan, besar kemungkinan akan terjadi adu jotos. Sudah tak terhitung berapa kali Bobotoh dan The Jak bentrok, bahkan sampai ada yang menelan korban jiwa.

Dulu Bobotoh dan The Jak itu bersahabat

Foto Memorial Ketika Bobotoh dan The Jak Berada di Satu Tribun, Sungguh Indah

Rivalitas antara Persib dan Persija terbentuk karena permusuhan Bobotoh dan The Jak. Namun pada awal-awal Liga Indonesia sebelum tahun 2001, yang namanya permusuhan antara Bobotoh dan The Jak itu belum ada.

Baca Juga: 20 Foto Ini Buktikan Kalau Bobotoh Persib ‘Meni Gareulis’

Kala itu The Jak dan Bobotoh selalu duduk bersama dalam satu tribun setiap kali Persib berhadapan dengan Persija. Tidak ada ketegangan, tidak ada bentrok dan yang ada hanya kedamaian.

Momen yang sangat indah

Foto Memorial Ketika Bobotoh dan The Jak Berada di Satu Tribun, Sungguh Indah

Foto: Twitter

Lihat saja foto di atas. Foto tersebut memperlihatkan bagaimana Bobotoh dan The Jak duduk di satu tribun saat Persija berhadapan dengan Persib di Stadion Lebak Bulus pada tahun 2000 silam.

Tampak jelas baju warna biru bersebelahan dengan baju warna oranye dengan senyum persahabatan. Apapun hasilnya, keduanya tetap bersahabat.

Menurut Ketua Umum The Jakmania Ferry Indrasjarief saat menghadiri acara Mata Najwa pada 2018, permusuhan antara The Jak dan Bobotoh dimulai pada tahun 2001 pada awal masa kepemimpinan Ferry.

Mungkinkah keduanya berdamai?

Foto Memorial Ketika Bobotoh dan The Jak Berada di Satu Tribun, Sungguh Indah

Foto: Twitter

Permusuhan bermula hanya karena ada gesekan antara beberapa suporter Perija dan Persib. Kemudian permusuhan itu terus berkembang dan berlangsung sampai sekarang. Ferry mengaku paling bersalah atas permusuhan kedua kubu tersebut.

Padahal sebelum itu, kedua suporter bisa akur, bahkan duduk bareng dalam satu tribun tanpa takut adanya bentrokan. Dulu keduanya bagaikan sahabat yang saling mendukung satu sama lain meskipun berbeda tim.

Tapi sekarang keduanya bagaikan air dan minyak yang mustahil bisa bersatu kembali. Dengan disebarkannya foto-foto memorial Bobotoh dan The Jak ini, semoga saja keduanya bisa berdamai dan seperti dulu lagi, duduk di satu tribun.

To Top