in

Fantastis, Tukang Ojek di Papua Bisa Hasilkan Rp 40 Juta Sebulan

Fantastis, Tukang Ojek di Papua Bisa Hasilkan Rp 40 Juta Sebulan 1
Foto: kompasiana.com

Tukang ojek masih jadi profesi yang tetap eksis sampai sekarang. Apalagi sekarang ada sistem ojek online yang memudahkan penumpang untuk memesan ojek. Tak hanya penumpang yang diuntungkan, tukang ojeknya pun juga diuntungkan berkat adanya sistem online ini.

Ojek juga biasanya diandalkan sebagai transportasi untuk menjangkau tempat-tempat yang tidak bisa dilalui oleh mobil atau medan jalannya yang sulit dilalui. Semakin jauh jaraknya, semakin mahal ongkosnya.

Begitu pula yang terjadi di Papua. Kita tahu kalau di Papua jalur transportasinya masih sangat terbatas dan jarak antar perkampungan bisa sangat jauh. Belum lagi medannya yang terjal dan sulit untuk dilalui.

Baca Juga: Hanya di Papua, Fortuner Dijadikan Mobil Angkot

Penghasilan tukang ojek di Papua jauh lebih besar dari gaji bulanan kalian.

Fantastis, Tukang Ojek di Papua Bisa Hasilkan Rp 40 Juta Sebulan 2
Foto: kompasiana.com

Salah satu alternatif transportasi yang bisa digunakan di Papua adalah ojek. Percaya atau tidak, tukang ojek di sana bisa menghasilkan uang Rp 40 juta per bulannya.

Dilansir dari akun Instagram @catatan_info, di Papua tarif naik ojek bisa mahal sekali, tergantung jarak tempat tujuan. Misalnya saja di daerah Oksibil, di Kabupaten Pegunungan Bintang, tarif ojek di sana bisa mencapai 50 ribu sampai jutaan.

Tarifnya semakin mahal bila jalur yang dilalui memiliki medan yang terjal dan jaraknya sangat jauh. Dari suatu perkampungan ke perkampungan lain, kadang tukang ojek di sana bisa menghabiskan waktu berjam-jam.

Baca Juga: 8 Potret Gedung Negara Papua yang Dianggap Mirip Gedung Putih

Sebanding dengan risiko yang harus ditanggung.

Fantastis, Tukang Ojek di Papua Bisa Hasilkan Rp 40 Juta Sebulan 3
Foto: vibizmedia.com

Meskipun punya penghasilan besar, itu sebanding dengan risiko yang harus ditanggung. Jika penumpangnya adalah orang Papua Asli dan penumpang jatuh, maka tukang ojek harus membayar denda.

Belum lagi suka ada gangguan dari perampok dan kelompok separatis Papua. Ada banyak kasus tukang ojek ditembak kelompok separatis Papua ketika sedang mengantarkan penumpangnya.

Warga Papua masih banyak yang belum memiliki kendaraan pribadi. Pasalnya, untuk mendatangkan sebuah motor, biaya yang harus dikeluarkan sekitar Rp 10 juta, apalagi mobil, bisa sampai ratusan juta karena diangkut menggunakan helikopter.

Bagaimana menurut kalian? Jika ingin punya penghasilan Rp 40 juta sebulan, jadi tukang ojek aja di Papua.

Loading...
Loading...