in

Di Melbourne, Lamborghini dan Ferrari Digunakan Untuk Delivery Makanan

Di Melbourne, Lamborghini dan Ferrari Digunakan Untuk Delivery Makanan 1
Foto: Daily Mail

Bila di Indonesia delivery makanan biasanya menggunakan motor, berbeda lagi dengan delivery di salah satu restoran cepat saji di Melbourne, Australia, di mana kendaraan yang digunakan untuk delivery adalah Lamborghini dan Ferrari.

Seprti yang kita ketahui, Lamborghini dan Ferrari adalah supercar yang sangat mewah dan mahal. Biasanya dipakai hanya untuk gaya-gayaan atau untuk memamerkan kekayaan.

Namun beberapa outlet McDonald’s di Melbourne Selatan ada yang menggunakan Lamborghini dan Ferrari untuk mengantarkan pesanan pelanggannya.

Baca Juga: 5 Model Lamborghini Paling Keren dan Mahal

Di Melbourne, Lamborghini dan Ferrari Digunakan Untuk Delivery Makanan 2
Foto: Daily Mail

Jadi jangan heran bila Anda melihat ada Lamborghini atau Ferrari terparkir di outlet McDonald’s di Melbourne. Pasalnya mobil sport tersebut bukan milik pelanggan, melainkan digunakan untuk mengirim makanan.

Pemandangan tak biasa ini sebenarnya diambil pada tahun 2014 lalu di mana Lamborghini putih dan Ferrari F430 Spider terlihat terparkir di salah satu outlet McDonald’s. Dua mobil mewah tersebut digunakan untuk uji coba delivery makanan.

Berapa tarif delivery nya?

Di Melbourne, Lamborghini dan Ferrari Digunakan Untuk Delivery Makanan 3
Foto: Daily Mail

Karyawan restoran akan menggunakan dua mobil sport itu untuk mengantarkan makanan ke pelanggan. Makanan akan ditaruh di bagasi belakang mobil.

Baca Juga: 8 Fakta Mencengangkan Tentang Australia

Bagi pembeli yang ingin menggunakan layanan delivery menggunakan Lamborghini atau Ferrari, minimal pembelian harus sebesar 25 AUD atau sekitar Rp 250 ribu dan dikenakan tarif pengantaran sebesar 4,59 AUD (Rp 46.000).

Di Melbourne, Lamborghini dan Ferrari Digunakan Untuk Delivery Makanan 4
Foto: Daily Mail

Menurut laman Daily Mail, Uji coba layanan pengiriman dengan mobil sport ini dilakukan karena pemasukan global McDonald’s turun sebesar 30%. Dengan uji coba delivery mewah ini, diharapkan pendapatan bisa naik lagi.

Kalau layanan delivery mewah ini ada di Indonesia, kayaknya bakalan banyak yang pesen deh biar bisa selfie.

Loading...
Loading...