Infomen

Cerita Asli Cinderella yang Ternyata Tak Seindah Versi Disney

Cerita Asli Cinderella yang Ternyata Tak Seindah Versi Disney

Cinderella merupakan salah satu tokoh Disney yang sangat populer. Kalian pasti sudah tahu bagaimana cerita Cinderella menurut versi Disney.

Ya, dia adalah sosok gadis baik hati yang tinggal seatap dengan ibu tiri dan dua saudara tirinya yang jahat. Cinderella selalu diperlakukan tidak baik oleh ibu dan saudara tirinya, disuruh-suruh dan bahkan sampai dipukul sesuai cerita dongengnya.

Namun versi asli dongeng Cinderella ternyata tidak seperti yang diceritakan versi Disney. Kisahnya justru sangat sadis dan miris untuk didengarkan, sehingga tidak cocok untuk anak-anak.

Dalam dongeng versi Disney, Cinderella dibantu ibu peri untuk datang ke sebuah pesta. Di sana ia bertemu dengan seorang pangeran tampan dan keduanya saling jatuh cinta.

Namun Cinderella buru-buru pergi dari pesta tersebut karena sihir ibu peri akan segera menghilang. Secara tak sengaja, salah satu sepatu kaca yang dipakainya terlepas ketika hendak pulang.

Pangeran pun mencoba mencari siapa pemilik sepatu kaca itu. Hingga akhirnya dia menemukan Cinderella. Keduanya menikah, dan Cinderella pun terlepas dari jeratan ibu dan saudara tirinya yang jahat.

Itu adalah ending versi Dinsey yang membahagiakan, tapi menurut versi aslinya tidak demikian. Menurut cerita sesungguhnya, Cinderella tidak memiliki ibu peri.

Cerita Asli Cinderella yang Ternyata Tak Seindah Versi Disney

Baca Juga: Mengintip Cantiknya 8 Putri Disney Versi Dunia Nyata

Ia hanya menanam pohon di dekat makam ibunya yang ia siram setiap hari. Gaun yang digunakan Cinderella ke pesta juga bukan dari ibu peri, melainkan gaunnya ditemukan menggantung di sebuah pohon dekat makam. Binatang yang membantu Cinderella juga bukan tikus seperti versi Disney, melainkan burung merpati.

Ketika si pangeran mencari sepatu emas (sepatu kaca menurut versi Disney), si ibu tiri Cinderella melakukan tindakan kejam.

Si ibu memotong jari dan tumit anak kandungnya agar sepatu tersebut muat ke dalam kakinya. Harapannya agar si pangeran mau menikahi anak kandungnya.

Namun si pangeran mengetahui hal tersebut dari burung merpati yang selalu membantu Cinderella. Merpati itu juga memberitahu si pangeran bahwa ada wanita lain yang belum mencoba sepatu itu.

Kemudian dicobalah sepatunya oleh Cinderella dan ternyata cocok. Singkat cerita, Cinderella dan pangeran tampan itu menikah.

Ibu dan saudara tirinya terpaksa harus minta maaf kepada Cinderella. Ketika hadir di pernikahannya, ibu dan saudara tirinya dipatuk burung yang membuat matanya jadi buta.

Kalau versi Disney, Cinderella sangat baik hati dan pemaaf, beda lagi kalau versi aslinya. Dia membiarkan ibu dan saudara tirinya jadi pengemis buta.

To Top