Infomen

5 Fakta Reynhard Sinaga, Predator Seksual Terbesar Di Inggris Asal Indonesia

5 Fakta Reynhard Sinaga, Predator Seksual Terbesar Di Inggris Asal Indonesia

Nama Reynhard Sinaga kini tengah ramai diperbincangkan publik. Bukan karena ia punya prestasi, tapi karena ia punya kasus yang mencontreng nama baik Indonesia.

Reynhard Sinaga memang berasal dari Indonesia tapi ia tinggal di Inggris. Dia baru-baru ini divonis bersalah atas kasus pemerkosaan terhadap ratusan pria di Inggris. Karena ulahnya itu, Reynhard disebut sebagai predator seksual terbesar di Inggris.

Berikut kami berhasil merangkum sejumlah fakta Reynhard Sinaga, predator seksual terbesar di Inggris yang merupakan warga asli Indonesia. Mulai dari seorang gay hingga merekam adegan pemerkosaan yang dilakukannya.

1. Seorang gay

Setelah kasus pemerkosaan ini dipublikasikan ke publik, sudah jelas kalau Reynhard Sinaga adalah seorang gay. Dia memang mengaku seorang gay, oleh karena itu ia tinggal di kawasan khusus gay di Manchester, yakni gay village.

Namun di pengadilan, Reynhard merasa dirinya tidak memperkosa pria, dia melakukan hubungan sesama jenis karena memang sama-sama suka.

2. Mencari mangsa

Untuk memuaskan nafsu birahinya, Reynhard punya cara untuk menerkam mangsanya. Dia biasanya mengincar pria berusia belasan hingga 20 tahunan. Untuk menemukan mangsanya, Reynhard biasanya menunggu di luar klub malam.

Dia akan pergi pada tengah malam dan kemudian menunggu di luar klub malam. Dia biasanya menarget pemuda heteroseksual yang telah diusir penjaga atau kehilangan teman mereka. Beberapa ada yang tidak punya uang untuk naik taksi, ada yang sakit atau baterai ponselnya habis.

Khususnya Reynhard menarget pemuda yang benar-benar mabuk. Lalu dia akan menghampirinya dan mulai bertanya kepada korbanya apaka ingin main ke apartemennya untuk minum-minum lagi. Setelah sepakat, Reynhard akan membawa korbannya ke apartemen miliknya.

3. Gunakan obat bius

Agar korban terkelabui dan Reynhard bisa melancarkan aksinya, dia akan memasukan obat bius ke dalam minuman yang ditawarkan kepada korbannya. Dilansir The Guardian, obat bius yang digunakan Reynhard adalah GHB.

GHB sendiri merupakan obat terlarang kelas C yang berbentuk cairan atau bubuk. Obat bius ini tidak berbau dan tidak pula berwarna, jadi sulit sekali mendeteksi keberadaannya setelah dilarutkan dalam air.

Efek dari obat bius ini yakni bisa menghasilkan perasaan eurofia. Orang yang menggunakan obat ini akan merasa dirinya seperti sedang berpesta tapi dia sendiri tidak dalam keadaan sadar.

Setelah korban terbius oleh obat bius ini, baru Reynhard akan melancarkan aksi bejatnya. Korban tidak akan merasakan apa-apa, bahkan setelah sadarkan diri sekalipun dia hanya merasa sudah tertidur pulas.

4. Suka merekam adegan pemerkosaan

Tak hanya memberikan obat bius lalu memerkosa korbannya, Reynhard juga dituduh merekam aksi bejatnya itu. Dari ratusan pemerkosaan yang dilakukannya, ada puluhan rekaman yang jadi koleksi pribadinya termasuk ratusan foto. Namun tuduhan ini dibantah oleh hakim lainnya ketika di pengadilan.

5. Reynhard ditangkap

Aksi Reynhard mulai terungkap pada tahun 2017 lalu setelah korban yang tengah ia perkosa tiba-tiba bangun dan mendapati Reynhard sedang menindih tubuhnya. Korban yang tak lain seorang pemain rugby itu langsung memukul Reynhard dengan keras hingga ia tak sadarkan diri.

Dikabarkan Reynhard mengalami cedera otak akibat pukulan tersebut. Korban pun langsung melaporkan aksi Reynhard ke polisi. Setelah diselidiki, polisi menemukan rekaman pemerkosaan yang dilakukan Reynhard terhadap korban-korbannya.

To Top