How To?

5 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Motor Masih Kredit Dicuri

5 Hal yang Perlu Dilakukan Saat Motor Masih Kredit Dicuri

Pencurian merupakan tindak kejahatan yang kian meningkat terutama di masa-masa sulit perekonomian seperti saat ini. Tidak sedikit yang menghalalkan cara apapun untuk mencari nafkah. Lalu bagaimana jika kamu menjadi korban pencurian ?

Pada artikel ini akan dibahas bagaimana cara menyikapi pencurian khusunya jika yang dicuri adalah motor yang statusnya masih kredit ke pihak leasing.

Sebelum panik dan terbawa emosi,  baiknya kamu menyikapi dengan kepala dingin dan teteap tenang lalu melakukan hal-hal berikut.

1. Lapor ke Pihak Leasing

Semakin cepat kamu melaporkan ke pihak leasing tentang kehilangan yang kamu alami, maka semakin mempercepat proses klaim asuransi. Karena beberapa leasing memiliki batas waktu pelaporan dari waktu kejadian, biasanya tergantung kebijakan masing-masing leasing.

Motor yang dibeli secara kredit memiliki asuransi Total Lost Only. Melalui asuransi ini kamu akan mendapatkan ganti rugi berupa dana senilai harga jual motor.

Sebelum ke pihak leasing jangan lupa mempersiapkan dokumen yang kira-kira diperlukan seperti KTP (Kartu Tanda Penduduk), SIM (Surat Izin Mengemudi), dan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).

2. Lapor ke Polisi

Setelah melakukan lapor ke leasing, jangan lupa untuk segera melapor ke kepolisian. Pastikan kamu sudah membawa surat pengantar dari pihak leasing yang menyatakan kehilangan kendaraan karena pencurian.

Kamu memerlukan untuk mengurus Surat Tanda Penerimaan Laporan yang kemudian kamu gunakan untuk proses klaim asuransi motor.

3. Blokir STNK

Selain Surat Tanda Penerimaan Laporan, kamu juga harus memblokir STNK sebagai syarat untuk mengajukan proses klaim asuransi ke pihak leasing. Kamu bisa melakukan blokir STNK tersebut ke Polda.

4. Mengurus Klaim

Setelah kamu memiliki semua dokumen yang dilakukan untuk proses klaim, saatnya kamu menyerahkan dokumen tersebut ke pihak leasing. Kamu bisa meminta surat bukti penyerahan dokumen tersebut.

Selanjutnya kamu menunggu proses penyelidikan kepolisian dan pihak leasing untuk mengetahui benar atau tidaknya kasus kehilangan motor yang sudah diajukan.

5. Pencairan Dana Klaim Asuransi

Setelah proses pengajuan klaim asuransi disetujui, hal yang selanjutnya kamu lakukan adalah pencairan dana klaim asuransi. Besarannya disesuaikan dengan nilai penyusutan kendaraan per tahun dari harga on the road (OTR).

Jika motor tersebut hilang pada masa angsuran atau bersisa beberapa bulan lagi hingga lunas, maka kamu tetap harus melunasinya.

 

To Top