in

Ternyata, Menelan Sperma Pasangan Dapat Mengurangi Risiko Keguguran

Ternyata, Menelan Sperma Pasangan Dapat Mengurangi Risiko Keguguran 1

Warning: Artikel ini khusus untuk yang sudah berusia 20 tahun ke atas.

Bagi sebagian istri, menelan sperma suami mungkin terdengar menjijikan. Tapi menurut penelitian, perempuan yang secara teratur memberikan seks oral dan menelan sperma pasangannya sendiri dapat mengurangi risiko keguguran.

Para peneliti percaya bahwa menelan sperma dapat memperkuat sistem kekebalan wanita hamil. Janin dalam kandungan diklaim akan tumbuh sehat karena sperma mengandung hormon dan protein yang sangat berguna.

Para peneliti dari Leiden University Medical Center di Belanda menguji teori mereka dengan membandingkan riwayat kehamilan dan kebiasaan seks oral dari 234 wanita.

Baca Juga: Ini 8 Manfaat Semangka Bagi Ibu Hamil

Tim peneliti mengakui bahwa mereka tidak memiliki bukti yang cukup kuat bahwa menelan sperma dapat mengurangi risiko keguguran. Tapi para peneliti percaya jika dilakukan penelitian lebih lanjut, hasilnya akan sesuai seperti yang diharapkan.

Ada hubungan antara seks oral dan keguguran.

Ternyata, Menelan Sperma Pasangan Dapat Mengurangi Risiko Keguguran 2
Foto: steemit.com

Dari 234 wanita, sekitar 97 wanita mengalami keguguran berulang kali, bahkan ada yang mengalami keguguran dua sampai tiga kali berturut-turut.

Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of Reproductive Immunology ini, para ilmuwan menemukan bahwa wanita yang mengalami keguguran berulang kali itu disebabkan karena mereka jarang memberikan seks oral.

Baca Juga: Konsumsi 5 Makanan Ini Agar Cepat Hamil

Sementara wanita dalam kelompok yang tidak mengalami keguguran, secara teratur memberikan seks oral. Paparan sperma saat melakukan seks oral inilah yang dipercaya dapat memperkuat kandungan.

“Hasil kami menunjukkan hubungan antara kurang seks oral dan terjadinya keguguran secara berulang,” tulis para peneliti seperti dilansir dari Daily Mail.

Sperma akan memberikan zat-zat penting yang dimiliki pria kepada ibu di mana zat-zat tersebut diklaim dapat membuat janin semakin sehat. Zat tersebut juga dapat membuat sistem kekebalan ibu meningkat.

Loading...
Loading...