in

Layaknya Sampah, Jasad Manusia Berserakan Di Jalur ‘Neraka’ Everest

Gunung Everest (foto: Adventure Journal)

Butuh pengalaman dan rencana yang matang untuk menaklukan puncak tertinggi di dunia, Gunung Everest. Jika tidak, maka nyawa jadi taruhannya.

Pesona keindahan Everest memang membuat para pendaki berkeinginan untuk mencapai puncak gunung yang terletak di perbatasan Tibet dan Nepal itu. Tak heran kalau setiap tahunnya banyak sekali pendaki yang berambisi untuk menaklukannya namun berakhir tragis.

Karena medan yang terjal, cuaca yang ekstrim, dan salju yang tebal, tak sedikit pendaki yang harus meregang nyawa ketika mencoba menaklukan Everest. Ditambah lagi, pengalaman dan pengetahuan mereka masih minim.

Video di bawah ini menampilkan pemandangan mengerikan di balik keindahan salju abadi Gunung Everest. Mayat pendaki yang sudah tak terhitung jumlahnya berserakan seperti sampah di sepanjang jalur ‘neraka’ menuju puncak Everest.

Ada mayat yang masih utuh meski bertahun-tahun tertimbun salju di sana, selain itu ada juga mayat yang tinggal tulang-belulang saja. Semua jasad itu dibiarkan begitu saja tak diangkat.

Medan yang sulit menjadi kendala untuk mengevakuasi jenazah. Sehingga, jasad para pendaki yang ‘gugur’ saat mendaki Everest dibiarkan ‘menumpuk’ layaknya ‘sampah’.

sumber: YouTube/Tribun Manado