Susah Senang Bagaikan Siang dan Malam yang Silih Bergantian, Jadi Nikmati Saja!
Ilustrasi
in

Susah Senang Bagaikan Siang dan Malam yang Silih Bergantian, Jadi Nikmati Saja!

Rata-rata manusia hanya bisa bersyukur ketika diberi kenikmatan saja, tapi tatkala ketika diberi kesusahan, sangat jarang ada yang tetap bersyukur. Padahal agar hidup kita bahagia, kita harus bisa menikmati semuanya, baik itu saat susah maupun senang.

Sebab selama kita hidup di dunia ini yang namanya susah dan senang akan silih bergantian seperti siang dan malam. Ketika diberi kemudahan dari segala sesuatu, dengan lapang dada kita bisa menerimanya. Kadang pula kita bersifat sombong dan menganggap kalau kebahagian itu akan bertahan selamanya.

Di dunia ini tak ada yang abadi, apapun itu akan silih bergantian layaknya siang dan malam, begitupun dengan kebahagiaan yang akan silih bergantian dengan kesusahan.

Susah Senang Bagaikan Siang dan Malam yang Silih Bergantian, Jadi Nikmati Saja!
(Foto: benefitspro.com)

Hingga pada suatu saat ditimpakan suatu permasalahan yang amat berat, baru kita sadar kalau kebahagian itu tak akan selamanya menemani kita. Namun kebanyakan orang suka mengeluh dan bahkan putus asa ketika diberikan kesusahan yang secara logika sulit sekali untuk diatasi.

Ingat, susah dan senang itu akan bergantian dan tidak ada seorangpun yang bisa menolaknya. Ketika hari yang tadinya cerah oleh sinar matahari, lalu tiba-tiba redup dan berubah jadi gelap gulita, apakah kita bisa menolak malam hari?

Begitupun dengan kehidupan ini, ketika datang kesusahan, kita tidak akan bisa menolaknya dan mau tak mau harus menghadapinya.

Nikmatilah bahagia dan susah seperti kamu menikmati siang dan malam.

Susah Senang Bagaikan Siang dan Malam yang Silih Bergantian, Jadi Nikmati Saja!
(Foto: khazanahalquran.com)

Sama halnya dengan siang hari, kita menikmatinya dengan beraktivitas, bermain, bekerja dan melakukan kegiatan menyenangkan lainnya sampai malam tiba. Dan ketika malam datang, kita menikmatinya dengan beristirahat lalu tertidur lelap sampai fajar muncul lagi di ufuk timur.

Ketika sedang senang, kita menikmatinya dengan sepenuh hati. Dan ketika datang susah, kenapa kita tidak menikmatinya seperti kamu menikmati siang dan malam? Nikmatilah kesusahan yang sedang kamu hadapi, karena kesenangan di dunia ini hanyalah barang palsu yang akan luluh lantak oleh waktu.

Tetaplah ceria, hiduplah dengan penuh semangat, hiasi wajah dengan senyuman, jangan pantang menyerah dan teruslah berusaha. Mungkin hal itu adalah contoh dari sebagain kecil bagaimana kamu bisa menikmati kesusahan seperti kamu menikmati kebahagiaan.

Ketika kamu sudah bisa menikmati susah dan senang, kamu baru akan mengerti kalau hidup ini begitu indah.

Loading...