in

Telapak Tangan Sering Berkeringat Artinya Punya Penyakit Jantung, Mitos Atau Fakta?

Ilustrasi

Berkeringat memang menjadi hal yang wajar bagi tubuh manusia. Berkeringat menjadi mekanisme alami yang dilakukan oleh kelenjar keringat untuk menstabilkan kembali suhu tubuh. Tubuh akan mengalami pendinginan ketika berkeringat.

Umumnya berkeringat terjadi karena cuaca panas atau setelah melakukan aktivitas berat yang melelahkan. Tapi bagaimana jika kita mengeluarkan keringat berlebih tanpa alasan atau sebab yang jelas?

Beberapa diantara kita mungkin mengalami keringat berlebih di bagian-bagian tertentu khususnya telapak tangan, telapak kaki, wajah atau ketiak. Banyak orang menyimpulkan bahwa seseorang yang sering berkeringat pada telapak tangan artinya ia memiliki penyakit jantung. Apakah itu benar?

Loading...

Padahal tidak demikian, keringat yang berlebihan ini ternyata dipicu oleh rangsangan hebat pada kelenjar keringat dalam tubuh.

Dalam istilah medis, keringat yang berlebihan biasa disebut hiperhidrosis, yang biasanya menyerang telapak tangan, telapak kaki, atau ketiak. Karena dalam bagian tubuh tersebut terdapat banyak kelenjar keringat. Hal ini yang membuat seseorang memproduksi keringat yang berlebihan padahal tidak melakukan aktivitas fisik yang melelahkan.

Penderita hiperhidrosis diwajibakan untuk lebih memperhatikan kebersihan tubuhnya karena jamur dan bakteri yang akan lebih mudah menempel pada tubuh jika seseorang berkeringat dan akan menyebabkan infeksi atau penyakit lainnya.

Hiperhidrosis memang belum diketahui penyebabnya, tapi beberapa ahli menyebutkan bahwa hiperhidrosis ada hubungannya dengan aktivitas yang berlebihan pada susunan syaraf simpatis sebagai pengendali pembentukan keringat. Dengan kata lain syaraf ini bekerja berlebihan lebih dari yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga suhu menjadi tetap stabil.

Jadi, ketika telapak tangan seseorang berkeringat secara berlebihan ini bukan akibat atau gejala dari penyakit jantung tapi diakibatkan oleh kelenjar keringat yang bekerja terlalu keras.

Beberapa kasus hiperhidrosis ternyata dipengaruhi oleh faktor keturunan. Selain itu ada juga hiperhidrosis yang dipicu oleh penggunaan obat-obatan, stres, gugup atau gangguan psikis seseorang. Seseorang yang menderita hiperhidrosis biasanya memiliki rasa percaya diri yang kurang dan seirang mengalami kecemasan sosial .

Kini, pengobatan untuk hiperhidrosis sangat mudah diperoleh seperti operasi, laser, terapi atau penggunaan obat-obatan tertentu.

Sumber : dari berbagai sumber