in

ISIS ‘Salib’ Dua Anak Laki-Laki Karena Tidak Puasa

ISIS (foto: huffingtonpost.co.uk)

Dua orang anak laki-laki dilaporkan telah ‘disalib’ oleh kelompok radikal ISIS karena tertangkap basah tidak puasa di bulan Ramadhan.

Seperti dilansir The Independent, dua anak yang diyakini berumur di bawah 18 tahun itu dibunuh di Suriah dan tubuh mereka ‘disalib’ dengan plakat, di mana lehernya tergantung.

Loading...

Kasus pembunuhan dua anak tersebut terjadi di kota Mayadin, provinsi Deir Ezzor, menurut laporan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasih di Inggris, pada hari Senin (22/6).

Menurut laporan warga, tubuh dua anak laki-laki itu ‘disalib’ di mistar gawang, dekat markas polisi milik kelompok radikan tersebut.

“Rupanya, mereka tertangkap makan,” ujar Abdel Rahman kepada kantor berita AFP. Dia juga menambahkan kenapa dua anak itu sampai disalib oleh ISIS dikarenakan mereka tertangkap sedang berbuka puasa sebelum waktunya. Namun tindakan ISIS itu sangat bertentangan dengan ajaran agama.

Menurut Dewan Muslim Inggris, persyaratan bagi umat Islam untuk menjauhkan diri dari makanan, air, dan hubungan seksual, dari matahari terbit sampai terbenam, tidak berlaku untuk anak-anak, wanita hamil, orang sakit, orang lanjut usia dan orang yang berpergian.

Ini bukan pertama kalinya ISIS melakukan pembunuhan terhadap anak-anak dengan cara disalib. Pada Februari lalu, Komite PBB tentang Hak-Hak Anak melaporkan, ISIS telah melakukan eksekusi mati massal pada anak laki-laki, pemenggalan, penyaliban, dan mengubur anak hidup-hidup.

Loading...