in

Gila, Remaja Selfie Di Atas Menara Televisi

PERHATIAN: Jangan ditiru (foto: Daily Mail)

Fenomena selfie memang sudah biasa, tapi jangan sampai selfie itu sendiri bisa mengancam keselamatan jiwa. Seperti yang dilakukan sekelompok remaja ini, yang nekat mengambil selfie di puncak menara televisi setinggi 600 kaki atau sekitar 182 meter.

Seperti dilansir Daily Mail, remaja bernama Ervin Punkar (17) itu, mempertaruhkan nyawanya sendiri dengan mengambil foto selfie di atas menara TV di Tartu, Estonia, bersama kedua temannya, Keivo Pint (19), dan Juri Uluots (17).

Butuh waktu satu jam bagi tiga remaja pemberani itu untuk mencapai puncak stasiun televisi yang dibangun pada tahun 1857 tersebut.

Mereka tampak mengambil foto selfie dengan menggunakan kamera GoPro, lengkap dengan tongsis, dan juga landscpae kota terbesar kedua di Estonia itu.

PERHATIAN: Jangan ditiru (foto: Daily Mail)

Salah satu di antara mereka, ada yang berpose di atas platform kecil sambil menyeimbangkan tubuh. Sementara yang lain, ada yang tampak menggantung di tepian menara.

Salah satu gerakan saja, itu berarti nyawa mereka jadi taruhannya. Meskipun sangat berbahaya, remaja itu mengaku sudah merencanakan ide gila ini selama berbulan-bulan.

Alasan kenapa mereka nekat selfie di tempat yang sangat berbahaya sekaligus sangat tinggi itu, karena mereka ingin berfoto dengan pemandangan indah kota tempat mereka dilahirkan. Mereka juga menganggap ini tantangan dan pengalaman yang luar biasa.

“Kami sebagian besar ingin memanjat menara karena sepertinya itu merupakan tantangan besar dan pengalaman yang luar biasa,” ujar Ervin, yang merupakan seorang pembuat film dan fotografer.

“Pemandangan di atas sana mengalahkan segalanya, itu begitu indah,” tambahnya.

Rupanya, remaja tersebut baru pertama kali mengambil selfie di atas menara televisi. Untuk melakukan semua itu, mereka harus menyelinap melewati kamera CCTV dan sensor gerak stasiun televisi tersebut.

Ervin bahkan mengatakan bahwa dirinya bersama sahabatnya merasa tidak berada dalam bahaya, meskipun mereka sedang melakukan aksi gilanya itu. Dia menjelaskan bahwa itu semua tentang mengetahui dan mempercayai, serta mengukur kemampuan tubuh mereka.

Bagaimanapun, aksi remaja-remaja ini sangatlah berbahaya, karena suatu waktu bisa mengancam keselamatan jiwa mereka.

Loading...