in

China Adakan Lomba Minum Alkohol Agar Warga Muslim Tidak Puasa

Warga Muslim di Xinjiang (foto: loonwatch.com)

Partai Komunis China telah dikenal selalu melarang warganya yang beragama Islam untuk tidak melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Untuk melancarkan siasatnya, China mengadakan sebuah lomba minum alkohol berhadiah agar umat Muslim tidak berpuasa.

Festival minum alkohol ini sudah diselenggarakan oleh pemerintah daerah pada hari Senin (15/6), dua hari sebelum hari pertama puasa dimulai, di sebuah desa di Niya, di selatan Xinjiang, yang dikenal sebagai daerah yang didominasi kamu Muslim Uighur.

Menurut laporan situs pemerintah daerah tersebut, Tianshan News, ada sekitar 100 orang yang berpartisipasi dalam lomba minum alkohol selama berlangsungnya festival yang juga menampilkan pertunjukan oleh seniman lokal tersebut.

Loading...

Seperti dilansir laman PRI, pemenang lomba meminum bir itu dapat membawa pulang hadiah berupa uang sebesar 160 dollar AS, atau sekitar Rp 2,1 juta.

Acara ini diselenggarakan dalam rangka mengganti budaya desa tersebut dengan budaya modern dan tentunya untuk melarang warga Muslim di sana untuk berpuasa.

China sepertinya sangat melarang keras warganya untuk berpuasa. Awal bulan ini, di ibukota Xinjiang, Urumqi, lembaga publisitas negara telah meluncurkan film propoganda secara online, yang berjudul “Fasting (Puasa)”.

Film tersebut mengisahkan seorang siswi beragama Islam yang diperintahkan oleh ayahnya untuk berpuasa selama Ramadhan, setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-10. Siswi itu diceritakan amburk di sekolah dan sakit karena kekurangan gizi. Film berdurasi enam menit ini diakhiri dengan permintaan maaf sang ayah dan membiarkan anaknya untuk makan.

Sementara itu di Yutian, kabupaten lain di Xinjiang, pemerintah setempat telah memerintahkan seluruh toko-toko dan restoran yang dimiliki kaum Muslim untuk tetap beroperasi dan menjual alkohol serta rokok selama bulan Ramadhan.