in

10 Kepolisian Paling Korup di Dunia

Ilustrasi polisi (foto via: Shutterstock)

Polisi adalah salah satu lembaga negara yang bertugas menjaga keamanan dan ketentraman masyarakat. Selain itu polisi dituntut untuk bisa memberantas segala jenis macam kejahatan dan menegakan hukum dengan seadil-adilnya.

Namun ketika kepolisian menyalahgunakan wewenangnya sebagai penegak hukum, hal itu akan berdampak buruk bagi ketertiban di lingkungan masyarakat. Misalnya saja ketika seorang anggota polisi terlibat dalam pengedaran narkoba, melakukan tindakan kekerasan pada masyarakat, atau menerima suap dari pelaku kejahatan agar dibebaskan.

Loading...

Dengan tindakan polisi semacam itu, apakah keamanan dan keteriban akan tercapai? Sudah jelas hukum tidak akan ditegakan dengan benar dan keadilan akan berpihak kepada kejahatan. Itulah beberapa dampak buruk jika lembaga keamanan negara terlibat dalam kasus suap dalam jumlah yang besar.

Berikut ini ada beberapa daftar kepolisian paling korup di dunia, seperti dikutip Wow Menariknya dari WondersList.com (14/12/2014).

10. Kepolisian Pakistan

Pakistan merupakan negara dengan penduduk terpadat ke-6 di dunia dengan jumlah penduduk yang mencapai 180 juta orang. Namun miris melihat fakta bahwa polisi di Pakistan telah menyelewangkan tugasnya sebagai penjaga keamanan.

Banyak warga Pakistan yang percaya bahwa sektor kepolisian merupakan yang paling korup. Misalnya saja, pihak polisi menangkap warga yang tidak bersalah demi menutupi kejahatan orang lain, pemerasan dan suap, serta sering melakukan tindakan kekerasan.

Hal itu dibuktikan oleh survey yang dilakukan oleh pengawas anti-korupsi internasional yang menyebutkan bahwa kepolisian Pakistan adalah salah satu yang terkorup di dunia.

9. Kepolisian Rusia

Dalam beberapa tahun terakhir, sebuah rincian menunjukkan tingkat kejahatan dan korupsi yang dilakukan kepolisian di Rusia benar-benar pada tingkat yang tinggi. Mereka sering melakukan tindakan kebrutalan, suap, dan menangkap warga yang tidak bersalah.

Tak lain hal itu dilakukan para polisi untuk menambah penghasilannya dalam rangka menutupi pengeluaran bulanannya.

8. Kepolisian Sudan

Sudan adalah satu negara yang dikenal sebagai negara terkorup karena berbagai alasan. Dan sektor terkorup yang paling menonjol di negara tersebut adalah sektor kepolisian. Banyak polisi Sudan yang ditemukan tengah melakukan tindakan kejahatan, seperti melakukan tindakan kekerasan, suap, dan hal tak pantas lainnya.

Selain itu kepolisian Sudan dikenal suka memerasa warga dalam rangka menambah pendapatan mereka.

7. Kepolisian Afghanistan

Dengan wilayah negara seluas 252.000 mil persegi membuat Afghanistan terkenal sebagai negara terbesar ke-41 di dunia. Namun sayang, kepolisian di Afghanistan sudah tak asing lagi dengan tindakan-tindakan melanggar hukum. Mereka dikenal suka memerasa warga sipil dan bahkan menyiksanya ketika di pos polisi.

6. Kepolisian Somalia

Polisi Somalia dikenal oleh masyarakatnya sendiri telah menyalahgunakan wewenangnya karena mereka sering menerima suap. Sebagian besar polisi Somalia yang terlibat adalah mereka yang melakukan tindakan kekerasan, suap, dan tindakan melcehkan individu untuk mendapatkan uang.

5. Kepolisian Irak

Irak memiliki sejarah panjang dalam kasus korupsi yang sulit untuk dibrantas. Bahkan kepolisian Irak malah semakin giat dalam tindakan kejahatan, seperti penculikan, pembayaran uang tebusan, atau penyuapan. Meskipun demikian, mereka berhasil melumpuhkan beberapa aksi terorisme.

4. Kepolisian Burma

Di negara ini, korupsi paling umum terjadi di lembaga kepolisian. Polisi Burma dikenal suka membuat korban melakukan pembayaran untuk investigasi kriminal. Mereka juga suka melakukan pemerasan terhadap warga sipil. Hal itu dikarenakan mereka diperintah oleh rezim militer yang ototriter, sehingga membuat mereka leluasa melakukan tindakan melanggar hukum.

3. Kepolisian Kenya

Menurut laporan survei terbaru dari Transparency International, 92% warga sipil dari Kenya memilih bahwa kepolisian mereka adalah lembaga yang paling korup dan banyak dari masyarakat sudah membayar suap selama 12 bulan terakhir.

Banyak warga sipil yang menyuap para polisi untuk mendapatkan akses lain, seperti bea cukai, kesehatan, pendidikan, dan pendaftaran serta perizinan. Bahkan untuk mendapatkan layanan utilitas pun, warga harus menyuap polisi.

2. Kepolisian Meksiko

Citra kepolisian Meksiko semakin memburuk setiap harinya karena ulahnya sendiri. Hal itu dibuktikan dengan tingkat kejahatan yang semakin marak dan polisi malah memperburuk keadaan.

Untuk mencari jalan lain mendapatkan uang, mereka beralih ke korupsi karena gaji yang rendah. Polisi akan memaksa penjahat untuk memberikan suap kepada mereka dengan memberi pilihan “plata o plomo” yang berarti membayar atau dibunuh.

Mirisnya lagi, banyak polisi Meksiko yang bekerja sama dengan kartel narkoba untuk melindungi para pengedar narkoba. Bahkan mereka kerap mengabaikan laporan tindakan kejahatan dan malah memenjarakan warga yang tidak bersalah untuk menutupi pekerjaan kotor mereka.

1. Kepolisian Haiti

Dalam beberapa tahun terakhir, kepolisian Haiti telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) dan berbagai atruan-aturan lainnya, seperti penculikan, pengedaran narkoba, dan tindakan kekerasan.

Polisi Haiti juga ogah terlibat dalam mencegah atau membubarkan suatu kekerasan yang dilakukan antar gangster. Mereka lebih berpihak kepada pelaku kejahatan yang sudi membayarnya.

Loading...