Jumat, 13 Oktober 2017

Bikin Syok, Ternyata Ada Makna Tersembunyi Di Balik Kata Gaul 'Unch'

(foto: wattpad.com)

Seiring berkembang pesatnya teknologi, kemudahan dalam menciptakan tren baru kini bukan suatu hal yang sulit. Setiap harinya ada saja kosakata baru alias bahasa gaul yang disebarkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Mungkin diantara kita akrab dengan kata mager, gabut, baper dan berbagai kosakatu lainnya yang menunjukan suatu kondisi. Nah, dari sekian banyak kosakata dalam kamus bahasa gaul baru, salah satu kata yang seringkali digunakan adalah kata 'unch'.

Kata unch menunjukan perasaan gemas, manja dan kelucuan dengan lawan bicara. Entah siapa yang pertama kali menggagas kata tersebut, kata unch kini hampir digunakan seluruh pengguna media sosial di tanah air. Jangan salah, penyebarannya melalui media sosial ternayata sangat cepat.

Namun dibalik kepopuleran kata yang mengungkapkan kegemasan tersebut, ternyata ada makna tersembunyi dari kata unch.

Unch merupakan salah satu kata yang memiliki makna jika kita mencarinya di situs urban dictionary. Melalui situs tersebut dijelaskan bahwa kata unch memiliki arti seluruh selangkangan manusia, dengan penekanan pada bagian bawah genitalia.

Dalam situsnya, mereka bahkan memberikan contoh "Smell my unch, boy. Put your face in my unch", yang artinya cium selangkangan saya, tempelkan wajahmu di selangkangan saya.

Bukan hanya dari urban dictionary, kata unch jika dicari dalam situs belajarbahasa.id juga merujuk pada daerah selangkangan.

Dalam laman tersebut dituliskan bahwa kata unch memiliki arti slang bahasa inggris yang merujuk pada daerah selangkangan yang jika disentuh akan mengatakan unch, bentuk lain dari kata ouch. Dalam perkembanga katanya adalah ulala.. atau uuhh.. sebagai kata seru.

Nah, sekarang sudah tahu kan arti kata unch? Sebenarnya sah-sah saja jika ingin mengatakan ungkapan tersebut, namun sebaiknya hanya gunakan kata tersebut di dalam komunitas kecil kita saja. Jika kita menggunakannya di komunitas publik dan didengar oleh orang asing, malu bukan?
by Chalista Tamara
Jumat, 13 Oktober 2017
Next article Next Post
Previous article Previous Post
 
X