Senin, 28 Agustus 2017

Jangan Pernah Mengatakan 5 Hal Ini Pada Orang Jepang

Orang Jepang (foto:princess.com)

Negara Jepang merupakan salah satu negara yang terkenal dengan penduduknya yang ramah dan sangat taat pada hukum yang berlaku. Selain taat pada hukum, penduduk jepang juga merupakan penduduk yang suka bekerja keras dan tidak pernah menyia-nyiakan waktunya.

Meskipun ramah, penduduk Jepang juga sama seperti penduduk negara lainnya yang akan kesal ataupun marah apabila seseorang mengucapkan beberapa hal yang mereka anggap menyinggung atau tidak sopan.

Nah perlu diketahui, jika Anda berkunjung ke Jepang, pastikan Anda tidak mengatakan lima hal ini pada orang Jepang. Pasalnya lima hal ini dianggap menyinggung orang Jepang dan mungkin bisa membuat mereka marah. Apa saja lima hal tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

1. Ni-Hao

Ni-Hao adalah bahasa China yang biasa digunakan untuk menyapa seseorang. Bagi anda yang mungkin tidak bisa membedakan antara turis Jepang dan China, mungkin Anda akan menggunakan kata "Ni-hao" jika dibandingkan dengan "Konnichiwa" apabila berpapasan.

Tapi, Anda tidak boleh melakukan hal tersebut kepada orang Jepang. Karena bagi orang Jepang saat ini, pada saat ada seseorang yang menyapa mereka dengan menggunakan kata "Ni-Hao", mereka akan merasa kesal karena teringat akan sebuah insiden yang terjadi pada salah seorang penyanyi asal Jepang bernama Gackt di sebuah hotel di Perancis.

Maka dari itu, Anda jangan sampai salah mengucapkan kata terlarang itu ke orang Jepang. Kalau pun Anda memang tidak bisa membedakan wajah turis Jepang dengan wajah turis lainnya, Anda cukup menggunakan kata "Hallo" untuk menghindari kesalahpahaman tersebut.

2. Menanyakan "Anda orang Jepang ya?" ke orang Okinawa

Okinawa merupakan suatu kota yang ada di wilayah Jepang yang terkenal karena warganya yang bangga dengan budayanya yang telah diturunkan selama turun-temurun. Seperti halnya orang Hawaii yang tidak mau disebut orang Amerika, orang di Okinawa inipun tidak suka jika mereka disebut sebagai orang Jepang.

Jadi apabila Anda berkunjung ke Okinawa, sebaiknya Anda jangan pernah mengatakan pertanyaan tersebut ke warga Okinawa.

3. Jangan Bertanya Kenapa Jepang Masih Punya Kaisar

Mungkin banyak orang asing yang mempertanyakan dan penasaran dengan kerajaan di Jepang yang masih ada hingga saat ini. Dan tanpa disadari, Anda akan bertanya kepada orang-orang lokal tentang hal tersebut.

Tapi jika Anda menanyakan pertanyaan tersebut kepada orang lokal disana, itu akan membuat situasi menjadi canggung karena pada umumnya orang Jepang ingin melupakan apa yang telah terjadi pada zaman kekaisaran terdahulu dimana banyak hal-hal yang tidak ingin diingat oleh penduduk disana.

4. Jangan Tanya Seberapa Sering Mereka Bermeditasi

Meskipun sebagian besar warga Jepang merupakan penganut agama Buddha (dan Shito), bukan berarti mereka selalu melakukan meditasi setiap harinya. Maka dari itu, jika mereka diberi pertanyaan seperti itu akan membuat mereka menjadi terpojokkan.

5. Jangan Mengangkat Topik Soal Kuil Yasukuni

Kuil Yasukuni adalah sebuah tempat yang terbilang kontroversial. Kuil ini digunakan untuk menghormati orang-orang yang pernah bertarung demi Jepang. Namun ternyata kuil ini menjadi dilema karena merepresentasikan negara-negara lain.

Hal tersebut karena nama-nama yang diabadikan di kuil ini bukan hanya yang sudah bertarung demi Jepang saja, namun juga para kriminal yang pernah mencoba menghancurkan Jepang.

Membahas hal-hal yang berkaitan dengan sosiopolitik merupakan sesuatu yang tidak orang Jepang sukai. Selain karena tidak nyaman untuk mengungkapkan pendapatnya, topik tersebut juga merupakan topik yang sensitif bagi orang Jepang.
by Hanna Yuliana
Senin, 28 Agustus 2017
Next article Next Post
Previous article Previous Post
 
X