Jumat, 18 Agustus 2017

Gawat! Terlalu Sering Mengetik Picu Peradangan Syaraf

by Chalista Tamara
Jumat, 18 Agustus 2017
Ilustrasi (foto: typingvidya.com)

Di zaman modern ini hampir semua aktivitas dan pekerjaan bisa dilakukan dengan menekan tombol atau mengetik. Ya, megetik memang menjadi satu hal yang ini sulit dihindari. Bukan hanya mengetik menggunakan komputer atau laptop, mengetik menggunakan ponsel sudah melekat dan menjadi kebiasaan di zaman ini.

Namun dibalik canggihnya teknologi saat ini, terlalu sering mengetik baik menggunakan komputer maupun ponsel ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan terutama syaraf.

Sebelumnya banyak yang waspada pada keseringan mengetik pada komputer karena mampu merusak sistem syaraf, namun ternyata bukan hanya pada komputer. Mengetik berulang pada ponsel pun dapat menyebabkan peradangan dan terjepitnya simpul syaraf.

Menurut dr. Manfaluthy Sp. S(K), Konsultan Neurologis Departemen Neurologi FKUI RSCM, seperti dilansir doktersehat.com, menjelaskan bahwa syarf bisa terjepit karena melakukan gerakan berulang-ulang dalam waktu yang sama.

Penggunaan jari, pergelangan tangan, siku, dan lengan yang terlalu lama saat mengetik dapat memicu syaraf terjepit dan luka. Jari dan lengan bisa tegang dan kurang rileks.

dr. Yuddy Goysal, Koordinator Kelompok Neurofisiologi dan Syaraf Tepi Perdossi Makassar mengatakan bahwa ujung jari yang digunakan untuk mengetik memiliki selubung yang akan mengalami peradangan jika dipakai menekan tombol yang cukup lama dan berulang.

Setidaknya ada tiga simpul syaraf besar yang berada di ujung jari dan simpul syaraf inilah yang banyak terpakai jika gerakan mengetik dengan ujung jari dilakukan.

Peradangan syaraf atau neuropati bisa dialami siapa saja terutama orang-orang yang terbiassa bekerja dengan komputer, mesik ketik maupun smartphone. Gejala yang timbul diantaranya kebas, keram, kaku, kesemutan hingga kulit yang hipersensitif.
Next article Next Post
Previous article Previous Post
 
X