Rabu, 30 Agustus 2017

4 Misteri Besar Yang Dianggap Sudah Terpecahkan Secara Ilmiah

by Hanna Yuliana
Rabu, 30 Agustus 2017
Segitiga Bermuda (foto: quora.com)

Dunia ini menyimpan banyak sekali misteri yang belum terpecahkan. Tak heran jika suatu misteri pasti menimbulkan rasa keingintahuan yang tinggi pada diri seseorang. Karena sulit sekali dipecahkan, suatu misteri kadang akan menimbulkan teori kosnpirasi yang belum bisa dipastikan kebenarannya.

Oleh sebab itu para ilmuwan terus berusaha mencoba menemukan alasan ilmiah yang bisa menjawab kebenaran suatu misteri. Contohnya saja misteri Segitiga Bermuda, di mana sudah banyak ilmuwan yang mencoba mengungkapkan alasan banyak hilangnya kapal dan pesawat di wilayah Segitiga Bermuda. Tapi tetap hasilnya sangat nihil

Seperti yang sudah disebutkan tadi, dunia ini menyimpan sekali banyak misteri besar. Dari sekian banyak misteri yang disimpan di dunia, berikut ini ada beberapa misteri besar yang dianggap sudah terpecahkan secara ilmiah.

1. Misteri Senyuman Monalisa

(foto: telegraph.co.uk)

Senyuman Monalisa dalam lukisan karya Leonard da Vinci, Monalisa, tentu menjadi misteri dunia yang kini telah terpecahkan. Sebelumnya, hampir setiap turis ingin tahu kenapa Monalisa tersenyum. Beberapa orang bahkan menjuluki senyuman Monalisa memiliki suatu ilusi visual.

Dan ternyata dugaan itu benar adanya. Dalam penelitian Universitas Shffied Hallam dan juga di Sunderland, setelah mengkaji lukisan La Bella Principessa karya Leonard da Vinci, lukisan sebelum Monalisa, bahwa ternyata da Vinci sengaja melakukan hal itu.

Menurut para ilmuwan, da Vinci menggunakan cara pencampuran corak warna yang handal, sehingga dapat mempengaruhi visi periferal ataupun pandangan tepi Anda. Pandangan periferal adalah pandangan seseorang di sekitar objek yang diamati secara fokus.

Dengan metode pencampuran warna itu, pandangan kamu seakan terpedaya dan terfokus pada lukisan tersebut. Bentuk mulut pada lukisan tersebut seakan berubah, senada dengan ceruk pengelihatan Anda. Metode ini dikenal dengan nama sfumato. Jadi alhasil Anda melihat Monalisa seolah tersenyum.

2. Misteri Segitiga Bermuda

(foto: dailymail.co.uk)

Segitiga Bermuda dikenal sebagai tempat paling misterius yang bertanggung jawab atas hilangnya ratusan pesawat dan kapal. Segitiga Bermuda ini berada di bagian barat Samudera Atlantik, persisnya antara kepulauan Bermuda, Puerto serta bagian selatan Florida. Misteri hilangnya pesawat dan kapal di daerah yang dijuluki Segitiga Setan ini sulit dipecahkan oleh para ilmuwan.

Namun ada satu penjelasan yang cukup masuk akal yang mungkin bisa memecahkan misteri Segitiga Bermuda. Menurut para ahli, di Segitiga Bermuda ada suatu kejadian gas akut normal, gas metana yang dibuahi air mendidih. Gas inilah yang diduga sebagai penyebab hilangnya pesawat serta kapal laut yang melewati wilayah tersebut.

Prof. Joseph Monaghan mempelajari teori ini bersama dengan David May di Monash University, Australia. Dua teori dari riset tersebut adalah balon-balon besar gas metana yang muncul dari permukaan laut. Dan penulis Ivan T. Sanderson pun telah memastikan area misterius ini sejak tahun 1960.

Sanderson menyatakan bahwa kejadian seperti itu juga sering terjadi di laut Jepang. dalam penelitiannya, gas metana yang keluar dari permukaan laut akan menggoyahkan dan menenggelamkan pesawat atau kapal laut yang berada di wilayah balon raksasa metana tersebut.

3. Misteri Racetrack Playa di Death Valley

(foto: simanaitissays.com)

Misteri yang belum terpecahkan sejak tahun 1940 ini akhirnya terpecahkan. Racetrack Playa dikenal sebagai danau tandus yang terletak di gurun Death Valley, California. Yang jadi misteri, batu-batu di danau tersebut bisa berpindah sendiri, padahal tidak ada badai atau fenomena alam ekstrim lainnya yang bisa memindahkan batu-batu di sana.

Menurut data yang didapatkan dari Richard Norris, ahli paleobiologi dari Scripps Institution of Oceanography, University of California, menyatakan bahwa batu-batu yang sebagian besar beratnya sekitar 320 kg itu bisa berpindah sejauh ratusan meter karena ada gabungan dari desakan angin kecil dan susunan es tebal yang terjadi pada malam hari.

Observasi yang dilakukan Norris menunjukkan kalau pergerakan batu tersebut membutuhkan suatu gabungan atas beberapa kejadian yang dapat dikatakan langka seperti hal tersebut. Pada saat suhu menurun drastis pada malam hari, kolam yang ada akan berpadu sehingga menimbulkan tumpukan es setipis kaca dan akan menyebabkan batu tersebut berpindah secara perlahan.

4. Misteri Danau Roopkund

(foto: terraintravellers.com)

Danau Roopkund adalah danau yang memiliki ratusan kerangka manusia yang tidak diketahui pemicu kematiannya. Dan hal ini tentu membuat para ilmuwan menjadi kebingungan. Kerangka-kerangka ini ditemukan pada tahun 1942.

Selama penelitian, para ilmuwan menerka bahwa kerangka tersebut merupakan korban dari musibah alam atau pembantaian masal. Dan pada akhirnya para ilmuwan menyatakan bahwa kerangka ini merupakan korban dari adanya angin besar.

Sebelumnya, kerangka ini terhantam oleh bebatuan sehingga seluruh badan mulai dari kepala hingga pundak mengalami keretakan yang serius dan karena kawasan Roopkund tidak memiliki kawasan untuk berlindung, para korban ini pada akhirnya wafat.
Next article Next Post
Previous article Previous Post
 
X