Minggu, 09 Juli 2017

Mengerikan, Dua Remaja Ini Tersesat Di Kuburan Bawah Tanah Selama Tiga Hari

Katakombe Paris (foto: Wikipedia)

Katakombe adalah ruangan bawah tanah yang biasanya digunakan untuk keperluan religius, Katakombe sendiri pada intinya adalah kuburan bawah tanah yang terletak di berbagai kota. Salah satu yang paling terkenal adalah Katakombe Paris di Perancis.

Di dalam katakombe ini setidaknya terdapat enam juta jenazah yang berisi tulang belulang manusia yang sudah meninggal. Struktur katakombe ini terdiri dari gua-gua dan terowongan bawah tanah yang sangat luas. Tanpa ada panduan, pengunjung bisa tersesat di dalam kuburan bawah tanah paling mengerikan ini.

Itulah yang dialami dua orang remaja  berusia 17 dan 16 tahun ini yang selama tiga hari berturut-turut tersesat di dalam Katakombe Paris pada bulan Juni 2017 lalu. Tiga hari bisa dibilang waktu yang lama untuk terjebak di dalam tempat yang mengerikan, apalagi di katakombe yang bagaikan labirin itu tidak ada cahaya sedikit pun.

(foto: Wikipedia)

Setelah diselamatkan oleh anjing penyelamat dan tim pencari pada hari Rabu pagi, kedua remaja tersebut segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dirawat karena mengalami hipotermia.

Bisa dimengerti bahwa butuh waktu yang cukup lama untuk menemukan kedua remaja tersebut, terutama mengingat Katakombe Paris berbentuk seperti labirin yang membentang di bawah Kota Paris.

Sejak tahun 1955, memang ilegal untuk memasuki Katakombe, tapi tidak jarang para petualang untuk menyelinap melalui jalur masuk rahasia untuk menjelajahi tempat pemakaman di dalamnya. Konon, mitosnya di sana ada penjaga pintu akhirat yang menjaga gerbang menuju akhirat.

(foto: Wikiepdia)

Katakombe berisi tulang belulang dari sekitar 6 juta orang jenazah yang dulunya berasal dari semua makam di seluruh Kota Paris, yang dipindahkan ke terowongan bawah tanah ini sejak abad ke-18. Sekarang tulang belulang itu merupakan bagian dari daya tarik menyeramkan yang menarik orang-orang untuk masuk ke dalamnya, seperti kedua remaja tersebut.

Masih belum diketahui bagaimana remaja tersebut bisa menghilang atau bahkan siapa yang memberitahu pada pejabat tentang hilangnya mereka. Namun yang penting akhirnya kedua remaja tersebut dapat diselamatkan dari situasi berbahaya itu.

Setelah kejadian tersebut, operator yang menjaga katakombe dengan cepat menekankan bahwa jarak yang dibuka untuk umum hanya sekitar dua kilometer saja dan tidak boleh lebih. Hal ini dimaksudkan agar tidak akan ada lagi orang yang hilang ataupun tersesat.

Sumber: The Guardian
by Hanna Yuliana
Minggu, 09 Juli 2017
Next article Next Post
Previous article Previous Post
 
X