Senin, 22 Mei 2017

4 Dosa Keji Tentara Amerika Terhadap Warga Irak

(foto: islamiclync.com)

Sebagai negara adidaya, mungkin kita menganggap Amerika Serikat adalah negara yang hebat dan paling berpengaruh di dunia. Tapi di balik semua itu, AS sebenarnya masuk dalam kategori negara paling berdosa yang sudah menyebabkan banyak kekacauan hingga peperangan.

Contohnya saja saat AS menginvasi Irak pada tahun 2003, di mana banyak dosa keji yang dilakukan oleh tentara Amerika pada warga Irak ketika itu yang tidak dipublikasikan. Kisah keji tentara Amerika itu bakan diceritakan sendiri oleh tentara Amerika yang jadi saksi.

Dirangkum Wow Menariknya dari The Richest, berikut deretan dosa keji yang dilakukan tentara Amerika terhadap warga Irak berdasarkan kesaksian tentara Amerika sendiri.

1. Rasisme dan Dehumanisasi

(foto: The Richest)

Seorang pasukan special force Amerika yang diketahui bernama Englehart membeberkan bagaimana tentara Amerika memperlakukan warga Irak seperti bukan manusia atau dehumanisasi dan juga mereka sangat rasisme. Tentara Amerika biasanya menyebut orang Irak dengan sebutan joki unta, Jihad Jhonny dan kata-kata kasar lainnya.

Namun tidak semua tentara Amerika memperlakukan warga Irak seperti itu. Justru tentara Amerika yang tidak ikut mengambil bagian dalam tindakan ini akan dikucilkan oleh tentara mereka sendiri. Dan yang lebih kejam dari itu adalah pembunuhan warga sipil yang tak bersalah dan tanpa ada alasan yang jelas. Begitulah cerita Englehart.

2. Menyaksikan Anak-Anak Ditembak

(foto: The Richest)

Michael Harmon, seorang tentara medis yang ikut selama perang Irak juga menceritakan dosa-dosa yang dilakukan tentara AS. Saat berumur 24 tahun, ia ditugaskan di sebuah kota dekat Baghdad. Ketika itu ia menyaksikan pasukannya menembak setiap arah tanpa ada musuh yang jelas.

"Saya pergi ke tempat kejadian dan Anda tahu, anak kecil berusia 2 tahun yang gemuk dengan kaki gemuknya yang lucu itu, dan saya melihat peluru menancap di kakinya. Dia kemudian terlihat menatap saya," cerita Harmon.

3. Pembunuhan Di Masjid

(foto: The Richest)

Seorang penerjemah bernama Abu Talat yang membantu pasukan sekutu sedang berada di sebuah masjid saat pasukan Amerika dengan Garda Nasional Irak menembaki jemaah yang sedang berdoa.

"Semua orang mulai berteriak Allahu Akbar karena mereka takut. Kemudian tentara mulai menembak orang-orang yang sedang berdoa," kata Talat kepada media melalui saluran telepon saat kejadian.

"Mereka baru saja menembak dan setidaknya membunuh 4 orang yang sedang berdoa," tambah Talat.

4. Melakukan Pembunuhan Saat Konvoi

(foto: The Richest)

Sersan Campabell menceritakan kalau konvoi tentara Amerika di Irak bisa berubah jadi aksi pembunuhan. Dia menceritakan suatu ketika saat tentara Amerika sedang konvoi, ada seorang pria yang tiba-tiba masuk ke dalam konvoi, dan tanpa basa-basi, pria tersebut langsung ditembak.

"Dia tampaknya memiliki tiga tembakan di dadanya, jadi saya memutuskan untuk merawatnya. Dan dia terus tidak sadarkan diri," kata Campabell.
Next article Next Post
Previous article Previous Post
 
X