Kamis, 26 Januari 2017

Waspadalah Saat Merasa Tersentak Ketika Sedang Tidur!

Ilustrasi (Foto: Scoopwhoop.com)

Pernahkah Anda merasa tersentak seperti terjatuh ketika sedang tidur nyenyak, lalu tiba-tiba Anda bangun dengan jantung berdebar? Jika pernah, sebaiknya Anda sedikit waspada karena perasaan ini bisa menandakan gejalan penyakit tertentu.

Kondisi seperti ini dalam ilmu medis dikenal dengan istilah tersentak hypnic yang didahului dengan sensasi terjatuh atau mimpi terjatuh dari ketinggian. Sekitar 70 persen orang hampir pernah mengalami kondisi seperti ini ketika sedang tidur.

Merasa tersentak saat tidur dipicu oleh gerakan spontan otot secara tak sadar ditambah gangguan dari luar seperti cahaya atau suara. Memang tidak ada yang perlu dikhawairkan jika mengalami kondisi seperti ini saat tertidur lelap, tetapi kondisi ini bisa menjadi tanda masalah kesehatan.

Dikutip dari Scoopwhoop.com, penyebab medis paling umum kenapa kita merasa tersentak saat tidur bisa dikarenakan kecemasan atau stres. Penelitian mengungkapkan bahwa kecemasan bisa mengganggu pola tidur dan menyebabkan tersentak hypnic.

Kondisi ini juga memiliki frekuensi yang berbeda-beda sesuai kadar stres yang sedang kita alami. Jika tingkat stres semakin tinggi, maka rasa tersentak saat tidur juga akan semakin terasa hingga membuat Anda terkejut dan jantung berdebar-debar.

Selain itu penyebab lain gangguan ini bisa disebabkan karena begadang. Begadang dapat menyebabkan perubahan dalam neurotransmisi atau kondisi di mana saraf mengalami kemacetan yang menyebabkan tersentak hypnic.

Dalam kasus lain, kondisi ini juga bisa disebabkan karena sindrom kaki gelisah. Sindrom kaki gelisah biasanya disebabkan ketika orang mengalami sensasi yang tidak nyaman pada kaki mereka, seperti kesemutan.

Oleh sebab itu kadang kita suka mengguncangkan kaki saat merasa tersentak ketika sedang tidur. Hal itu dilakukan secara spontan oleh tubuh tanpa disadari untuk meringankan kaki dari sensasi tidak nyaman.

Akan tetapi penelitian lain menunjukkan bahwa sindrom kaki gelisah juga bisa disebabkan karena penyalahgunaan alkohol, kurang tidur, gagal ginjal, dan bahkan diabetes.

Penyebab lain mungkin dikarenakan lesi otak, terutama di dekat saluran piramida otak yang berhubungan dengan gerakan tubuh. Lesi dapat menyebabkan gerakan spontan ketika tubuh tertidur.

Meskipun tidak sepenuhnya kondisi tersentak hypnic bisa menunjukkan gangguan kesehatan, tapi jika Anda terlalu sering mengalaminya, sebaiknya segera periksa kondisi kesehatan Anda ke dokter.
Next article Next Post
Previous article Previous Post
 
X