Menggunakan Perhiasan Emas Bisa Picu Gangguan Kesehatan?

Minggu, 22 Januari 2017
Ilustrasi (Foto: Jewelrygossips.com)

Perhiasan menjadi hal wajib untuk menunjang penampilan dan untuk memamerkan status mereka, khusunya para wanita. Perhiasan yang berkilau yang terbuat dari emas memang terlihat cantik dan menarik hingga banyak yang mengoleksi perhiasan-perhiasan yang tebuat dari emas.

Namun tahukah Anda di balik kilauan emas yang cantik ternyata memberikan dampak buruk bagi kesehatan? Bahkan ada orang yang merasa pusing hingga mual saat melihat emas yang tertata di etalase toko.

Bahan tambang yang diletakan sekitar tubuh memiliki pengaruh terhadap saraf. Oleh karena itu, bahan tambang seperti logam mulia atau batu kerap kali digunakan sebagai pengobatan alternatif, dengan cara disimpan di sekitar tubuh kemudian diangkat kembali.

Meski bermanfaat, bahan tambang seperti emas ternyata mampu mengganggu kesehatan jika diletakkan di bagian tubuh tertentu.

Hal ini dikarenakan emas bisa merangsang dan membangkitkan semua proses yang terjadi dalam otak manusia. Sehingga penggunaan emas ini berakibat pada kesehatan saraf secara keseluruhan.

Salah satu dampak ringan dari penggunaan emas adalah depresi. Silau dari emas bahkan bisa membuat kejang bagi penderita epilepsi. Untuk itu, banyak ahli kesehatan yang menyarankan mengganti emas dengan perak yang tak memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Memang tak heran emas bisa bikin depresi, apalagi yang tidak punya uang ingin emas.