Menderita Kelainan Kulit, Bocah Ini Perlahan-Lahan Menjadi Batu

Rabu, 11 Januari 2017
Ramesh (Foto: Viral4real)

Seorang bocah berusia 11 tahun bernama Ramesh dari Baglung, Nepal perlahan-lahan berubah menjadi batu karena menderita kelainan langka yang membuat kulitnya mengeras seperti batu.

Hanya beberapa minggu setelah dilahirkan, kulitnya mulai mengelupas dan mengeras. Sekarang di usianya yang sudah 11 tahun, Ramesh tidak bisa lagi berbicara dan berjalan setelah penyakitnya tersebut membuatnya keras seperti batu.

"Kulitnya mulai mengelupas 15 hari setelah ia dilahirkan dan kemudian kulit yang baru mulai tumbuh dengan sangat tebal," kata ibu Ramesh, Nanda, seperti dilansir dari Viral4real.

(Foto: Viral4real)

"Itu (kulit) mengeras dan berubah jadi hitam, kita tidak tahu apa yang harus kita lakukan tentang ini. Tidak ada yang membantu kami," tambah Nanda.

Karena Ramesh tidak bisa berbicara, ia hanya bisa memberikan isyarat kepada orang tuanya saat lapar atau ingin ke toilet.

"Dia hanya bisa duduk dan menangis, tapi kita tidak tahu apa yang menyakitinya atau bagaimana untuk membantunya," kata ibunya.

(Foto: YouTube)

Orang tuanya mengaku tak punya biaya untuk membayar pengobatan Ramesh di mana pendapatan per bulan mereka hanya sebesar 7.000 rupee atau sekitar Rp 1,3 juta.

Untungnya Ramesh memiliki harapan baru setelah mendapat bantuan dari penyanyi cantik Joss Stone yang sudah membantu mengumpulkan dana untuk Ramesh. Dia sekarang sedang menjalani perawatan di Kathmandu Medical Center.

Menurut dokter, Ramesh diduga menderita ichthyosis, gangguan kulit genetik yang ditandai keringnya kulit yang dapat menebal atau menipis. Setiap tahun, ada lebih dari 16.000 bayi yang lahir dengan berbagai macam bentuk ichthyosis. Sejauh ini dokter belum menemukan obat untuk menyembuhkan penyakit ini.