Minggu, 22 Januari 2017

Kisah Tragis Di Balik Foto Anak Kecil Terendam Air Selama 3 Hari

Omayra Sanchez (Foto: Wikipedia)

Apa yang Anda pikirkan ketika melihat foto anak kecil ini? Pasti Anda dibuat bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi pada anak kecil tersebut sampai bisa terendam air dan kenapa tatapannya terlihat mengerikan?

Di balik foto anak kecil terendam air ini sebenarnya tersimpan kisah tragis yang mengharukan. Gadis kecil berusia 13 tahun dalam foto ini adalah Omayra Sanchez. Ia tewas dalam letusan gunung berapi Nevado Del Ruiz di Armero, Kolombia pada 13 November 1985.

Letusan tersebut menghasilkan gempa yang dahsyat yang meluluh lantakkan ribuan bangunan di Armero. Ditambah lagi aliran lahar panas yang mengalir ke kaki gunung dan membakar semua yang ada di sekitarnya, termasuk kota Armero yang ada di kaki gunung Nevado Del Ruiz.

(Foto: San Diego State University)

Omayra dan keluarganya sedang tidur nyenyak pada malam saat bencana terjadi. Lalu mereka terbangun oleh guncangan dahsyat yang disebabkan oleh letusan gunung berapi.

Di tengah proses evakuasi, nenek Omayra terjatuh ke dalam lubang saluran air. Omayra kemudian berhenti untuk menolong neneknya. Namun malang nasib gadis kecil itu, setelah menyelamatkan neneknya, kakinya terjepit reruntuhan sehingga ia tak bisa keluar dari saluran air.

Tim evakuasi yang ada ketika itu tidak dapat menarik Omayra dari saluran air, dan saat bersamaan air mulai mengalir keluar dari lubang air. Puing-puing bangunan semakin menghimpit tubuh Omayra sehingga tim evakuasi dan keluarga terpaksa menunggu tim penolong dengan peralatan lengkap.

Selama tiga hari, tim penolong tak kunjung datang, air semakin bertambah tinggi hingga mencapai leher Omayra. Keluarga dan beberapa penduduk menemaninya siang dan malam, mereka mencoba menghiburnya untuk mengatasi rasa ketakutan.

Armero (Foto: USGS Publications Warehouse)

Pada hari ketiga, Omayra mulai berhalusinasi dan berkata bahwa ia terlambat datang ke sekolah. Ia bahkan meminta orang-orang yang menemaninya untuk pergi agar ia bisa beristirahat dengan tenang. Tak lama kemudian, Omayra meninggal karena gangrene pada kakinya dan hypothermia karena terlalu lama di dalam air selama berhari-hari.

Foto di atas yang Anda lihat diambil sebelum Omraya meninggal, dan dipublikasikan ke seluruh dunia tak lama setelah ia meninggal. Christina Echandia, seorang reporter, menyebutkan kalau Omayra adalah anak yang cukup tabah mengingat usianya masih belia di tengah kodisi seperti itu.

Akibat bencana tersebut, hanya sepertiga penduduk yang selamat atau sekitar 23.000 orang meninggal. Setelah bencana itu, kota Armero ditutup selamanya oleh pemerintah Kolombia.
by Fajar Lesmana
Minggu, 22 Januari 2017
Next article Next Post
Previous article Previous Post
 
X