Minggu, 15 Januari 2017

Hati-Hati Jika Menemukan Tanda Putih Pada Kulit Pisang

(Foto: Daily Mail)

Hampir semua orang menyukai buah pisang. Tapi pernah tidak Anda menemukan tanda putih pada kulit pisang? Jika pisang yang hendak Anda makan ada tanpa putih seperti tampak pada gambar di atas, sebaiknya Anda jangan memegangnya, apalagi memakannya.

Perlu diketahui, tanda putih itu bukan berarti pisang tersebut sudah benar-benar matang. Tapi bisa saja tanda putih itu adalah sarangnya telur laba-laba Wandering Brasil, salah satu spesies laba-laba paling mematikan di dunia yang dapat membunuh manusia dalam waktu kurang dari satu jam.

Gigitan laba-laba Wandering juga dapat menyebabkan pria mengalami ereksi yang lebih lama dan menyakitkan.

(Foto: Daily Mail)

Yang lebih bahaya lagi, jika telur laba-laba itu sudah menetas. Walau masih kecil, gigitan bayi laba-laba Wandering cukup berbahaya dan bisa menyebabkan masalah serius. Dan Anda bisa saja tidak sadar ada bayi laba-laba Wandering pada pisang yang hendak Anda makan.

Untuk lebih jelasnya lagi, simak informasi tentang laba-laba Wandering Brasil di bawah ini:

Laba-laba Wandering Brasil masuk dalam Guinness Book of World Records sebagai laba-laba paling berbisa di dunia. Laba-laba ini terkenal dengan julukan pengembala karena mereka tidak suka berdiam diri di jaring dan lebih suka berjalan di atas tanah mencari mangsa. Mereka hanya keluar saat malah hari dan beristirahat di siang hari.

Karena hal itulah laba-laba Wandering sangat berbahaya sebab mereka lebih suka tinggal di rumah-rumah, mobil, atau lemari. Jika merasa terganggu, laba-laba ini menggigit pengganggunya dan menyuntikan bisa yang sangat beracun.

(Foto: Epicadamwildlife.com)

Tercatat, gigitan laba Wandering sudah menewaskan 14 orang sampai anti-racunnya ditemukan pada tahun 1996. Jika orang yang digigit laba-laba ini tidak segera diberi anti-racun, tak menutup kemungkinan korban akan meninggal dalam hitungan menit.

Racunnya dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat dan peradangan, kehilangan kontrol otot, sesak napas, mengakibatkan kelumpuhan, dan pada akhirnya meninggal.
Next article Next Post
Previous article Previous Post
 
X