4 Alasan Logis Banyak Orang Bunuh Diri Karena Cinta

Selasa, 24 Januari 2017

Banyak sekali kasus orang yang bunuh diri karena cinta, entah itu karena diputuskan, ditolak, atau ditinggalkan oleh orang yang dicintai untuk selama-lamanya. Tapi pernah tidak sejenak berpikir kenapa ada orang yang rela menghabisi nyawanya sendiri hanya karena cinta?

Mungkin kebanyakan orang beranggapan melakukan tindakan bunuh diri karena cinta adalah hal yang tidak pantas dilakukan dan dianggap sepele. Tapi bagi korban yang benar-benar terbebani rasa cinta yang amat mendalam, itu bisa menjadi hal serius baginya. Rasa cinta yang seharusnya berbuah manis juga bisa menghasilkan buah yang pahit dikarenakan beberapa faktor.

Berikut Wow Menariknya berhasil menghimpun informasi dari berbagai sumber tentang alasan logis seseorang bisa sampai nekat melakukan bunuh diri hanya karena cinta.

4. Tidak berdarah tapi sakitnya luar biasa

Penghianatan atau penolakan bisa mengubah cinta menjadi sesuatu yang sangat menyakitkan. Rasa sakit yang ditimbulkan memang tidak menyebabkan darah keluar, tapi sakitnya sudah tembus sampai ke hati. Hal itu bisa memberi tekanan pada korban dan membuatnya jadi depresi. Ketika seseorang mengalami depresi, sedikit demi sedikit akal sehatnya mulai menghilang, hingga pada akhirnya korban nekat bunuh diri dari pada harus menanggung rasa sakit yang begitu berat di dalam hatinya.

3. Sulit sekali menerima kenyataan

Bagi sebagian orang, ditinggalkan orang yang dicintai merupakan hal yang sangat sulit sekali diterima, bahkan mustahil bisa menerimanya. Orang yang tidak bisa menerima kepergian orang yang dicintainya akan merasa ada sebagian dari dirinya menghilang. Mereka biasanya hidup dalam ketidakpastian dan menghabiskan hari-harinya dengan bayangan. Dan pada akhirnya muncul anggapan kalau ikut mati akan kembali lagi bersama dengan orang yang dicintai.

2. Berpikir sempit

Orang yang patah hati karena cinta kadang suka berpikir sempit. Mereka biasanya berpikir seolah-olah tidak ada orang lain selain si dia yang bisa menggantikan posisinya di hatinya. Atau korban merasa tidak punya harapan lagi jika tidak bisa hidup bersama dengan si dia. Jika terus berpikir sempit, harapan untuk terus menjalani hidupnya kian menciut. Tak menutup kemungkinan selanjutnya korban bisa bunuh diri.

1. Hatinya sakit berat

Jika hati seseorang dalam keadaan sakit, tak peduli orang tersebut kaya atau pejabat, maka hidupnya akan terasa gersang. Oleh karena itu, patah hati bisa membuat hati seseorang sakit berat. Jika dibiarkan terlalu lama, maka bisa berbahaya ke depannya. Sayangnya tidak ada dokter yang bisa menyembuhkan penyakit hati. Cara menyembuhkannya adalah dengan ingat Allah. Oleh sebab itu kebanyakan orang yang bunuh diri adalah mereka yang tidak ingat pada Allah.