Trending

Trending

5 Fakta Miris Di Balik Murahnya Mainan Buatan China

Sabtu, 31 Desember 2016

China dikenal sebagai negara produsen yang banyak menjual barang-barang dengan harga murah ke berbagai negara. Contohnya saja China menjual permainan dengan harga yang murah ke negara-negara Asia, termasuk Indonesia.

Kita tahu sendiri, kebanyakan permainan yang dijual di Indonesia merupakan buatan China. Jika dibandingkan dengan mainan buatan Eropa, sudah jelas mainan buatan China harganya jauh lebih murah. Tapi karena harganya yang murah, tentu kualitas tak menjamin bertahan lama.

Selain kualitas yang kurang bagus, rupanya ada fakta-fakta miris di balik murahnya mainan buatan China yang mungkin belum Anda ketahui. Simak ulasannya berikut ini.

5. Karyawan pabrik mainan tinggal di asrama yang sempit


Dalam rangka menghemat biaya, karyawan pabrik mainan di China sengaja ditempatkan dalam asrama yang ditempati 6 orang dalam satu kamar. Mereka pun harus tidur dalam kondisi berdesakan. Hal itu dilakukan pihak pabrik untuk meminimalisir sedikit mungkin pengeluaran untuk mengurus karyawan pabrik yang kebanyakan berasal dari desa.

4. Biaya produksi murah dengan menekan gaji pegawai


Salah satu alasan kenapa harga mainan buatan China sangat murah, karena mereka menekan gaji para pegawainya sehingga biaya produksi jadi murah. Namun mirisnya antara jam kerja dan gaji tak sesuai. Karyawan pabrik mainan hanya digaji sekitar Rp 3 juta (per bulan) dengan jam kerja lebih dari 10 jam per hari.


3. Anak sekolah juga banyak dipekerjakan


Karena ingin mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda, pihak pabrik mainan di China banyak yang mempekerjakan anak-anak yang masih sekolah meskipun melanggar aturan. Anak-anak sekolah pun mau bekerja di pabrik mainan untuk membantu perekonomian keluarganya.

2. Kurangnya pengaman


Memproduksi bahan mentah sampai jadi mainan tentunya sangat berbahaya bagi kesehatan para karyawannya. Namun karyawan pabrik mainan di China tidak diberi pakaian yang aman sehingga para pekerjanya lebih berisiko terkena kanker.

1. Adanya sistem Hukou


Hukou adalah hukum di China yang mengatur kesejahteraan tenaga kerja. Akan tetapi menurut ketentuan sistem Hukou, kesejahteraan tenaga kerja, mulai dari kesehatan, akomodasi, pendidikan, dan uang pensiun merupakan tanggung jawab daerah tempat lahir si pekerja, bukan oleh perusahaan. Sehingga banyak para pekerja yang tidak mendapatkan santunan ketika sudah pensiun.

Sumber: Palingseru
Lainnya

Tags:

Pengetahuan Trending
Terbaru
X