Ternyata, Ini Alasan Mesin Mobil Sering Mati Mendadak Di Atas Rel Kereta Api

Kecelakaan kereta api (Foto: oursteps.com)

Banyak sekali kejadian mesin mobil mendadak mati di atas rel kereta hingga akhirnya berujung kecelakaan. Padahal mesin mobil baik-baik saja, tapi entah kenapa tiba-tiba mendadak mati tepat saat melintas rel kereta.

Orang awam pasti mengaitkan kejadian ini dengan hal-hal mistis, tapi sebenarnya kejadian mesin mobil mati mendadak di atas rel bisa dijelaskan secara ilmiah.

Menurut Penyidik PNS Perkeretaapian, Bagas Senoadji, ada alasan logis kenapa mesin mobil sering mati mendadak tepat di atas rel kereta api. Hal itu berkaitkan erat dengan unsur magnet yang dihantarkan oleh kereta api.

Dalam akun sosial medianya, Bagas menjelaskan kalau di lookomotif ada boggie atau roda kereta yang memiliki komponen utama berupa dinamo. Nah, di dalam dinamo ini terdapat unsur magnet yang sangat besar.

Jika lookomotif berseri CC, berati ada rangkaian 3 boggie atau 6 buah dianmo besar. Secara ototmatis, unsur magnet yang dihasilkan akan semakin besar. Karena rel terbuat dari baja, unsur magnet dapat dihantarkan sampai sejauh 1 kilometer.

Saat melintasi rel kereta, kendaraan bermotor biasanya maju dengan kecepatan rendah. Jika pengendara tindak memindahkan gigi kendaraan ke yang lebih rendah, maka putaran mesin dinamo kendaraan dapat seketika mati.

Hal itu dikarenakan medan magnetik yang dihasilkan oleh boogie lookomotif dan kemudian dihantarkan oleh rel kereta.

Karena itu pula, petugas Jalan Pintu Perlintasan selalu menutup pintu lintasan kereta lebih awal meski kereta masih jauh dengan jarak kurang lebih 3 km. Ini dilakukan untuk mencegah kendaraan mati mendadak.

Jika pun ada pengendara yang nekad menerobos dan kemudian mesin mobilnya mati, sebaiknya segera keluar mobil karena mobil akan sulit dihidupkan kembali.
X