Alasan Ilmiah Kenapa Roti Isi Suka Dipotong Diagonal

Roti isi (Foto: globe-views.com)

Roti isi menjadi cemilan yang banyak disukai orang. Selain rasanya yang lezat karena banyak toping di dalamnya, pembuatan roti isi pun terbilang cukup mudah dan praktis, sehingga tak memakan waktu banyak.

Tapi jika Anda sering membeli roti isi di luar, mungkin biasanya tukang roti isinya suka memotong bagian rotinya jadi berbentuk diagonal. Namun pernahkah Anda bertanya-tanya kenapa roti isi suka dipotong jadi berbentuk diagonal?

Ternyata ada alasan ilmiahnya kenapa roti isi dipotong diagonal, yang mungkin baru sekarang Anda menyadarinya. Penasaran yah? Simak penjelasannya di bawah ini seperti diulas Keepo.

4. Lebih gampang dicelupin ke dalam susu atau kopi

(Foto: jerseyveganchick.wordpress.com)

Sebagian orang sangat suka mencelupkan roti tawar ke dalam kopi atau susu agar lebih nikmat. Kebayang kalau rotinya masih berbentuk kotak, pasti sulit sekali mencelupkannya ke dalam susu atau kopi. Karena itulah roti dibentuk diagonal agar mudah dimasukkan ke dalam gelas yang berisi susu atau kopi.

3. Agar mudah ketika dipegang

(Foto: pinterest.com)

Roti berbentuk diagonal lebih mudah dipegang dibanding roti berbentuk persegi. Yang lebih pentingnya lagi, roti diagonal lebih seimbang ketika dipegang satu tangan, berbeda dengan roti persegi yang pastinya tidak akan seimbang jika dipegang oleh satu tangan, mau tak mau Anda harus menggunakan dua tangan.

2. Jumlah gigitannya lebih banyak, jadi bisa lebih kenyang

(Foto: locari.jp)

Roti berbentuk persegi, paling butuh 6 gigitan sampai habis, sedangkan roti berbentuk diagonal bisa sampai 8 gigitan. Biasanya urutan makan rotinya kayak gini, ujung kanan atau kiri gantian, terus puncak bagian segitiganya, dan yang terakhir bagian tengahnya. Dengan gigitan yang lebih banyak, jadi kita bisa lebih kenyang.

1. Bagian isinya tidak tumpah saat digigit

(Foto: telegraph.co.uk)

Menurut peneliti, isi roti tidak akan tumpah jika kita menggigit bagian segitiganya. Sebab, jumlah isi di bagian segitiganya cenderung sedikit, dan bahkan tidak ada. Berbeda sama roti berbentuk persegi yang isinya rata di semua bagian. Jadi ketika digigit, bagian isinya bisa berjatuhan dan mengotori baju.
X