5 Alasan Presiden Filipina Bisa Disebut Presiden Paling Gila Di Dunia

Presiden Filipina Rodrigo Duterte (Foto: Reuters)

Rodrigo Duterte adalah Presiden Filipina yang mulai menjabat pada 30 Juni 2016 lalu. Sejak awal masa jabatannya, Duterte sudah menerapkan banyak kebijakan yang dianggap berani dan kontroversi.

Salah satunya adalah menembak mati para pengedar narkoba secara langsung tanpa ada proses hukum terlebih dahulu. Ya, pemberantasan narkoba di Filipina sejak pemerintahan Duterte bisa dibilang paling kejam. Tak hanya itu, Duterte juga pernah menghina Presiden AS Barack Obama dengan perkataan kotor.

Itu adalah sebagian kecil yang menunjukkan siapa Duterte sebenarnya. Masih banyak lagi sisi gelap yang dimiliki Presiden Filipina itu yang membuatnya layak dijuluki presiden paling gila di dunia.

5. Poligami

(Foto: Listverse)

Duterte merupakan salah satu presiden yang memiliki istri lebih dari satu. Tapi ia berjanji tidak akan menggunakan uang rakyat untuk membiayai hidup istri-istrinya, tapi ia akan menggunakan uangnya sendiri.

"Jika kalian ingin aku jadi presiden kalian, kalian harus tahu segala sesuatu tentang saya," kata Duterte kepada pendukunya sewaktu masa kampanye.

Dia mengatakan kalau dirinya punya kekasih lebih satu, bahkan ia tak malu mengatakan telah menghamili seorang wanita yang sedang melakukan perjalanan ke AS. Lalu, ia mengatakan punya dua kekasih lain.

"Saya tidak mendukung mereka dengan uang pemerintah, tapi dari uang dan tunjangan saya sendiri," janji Duterte.

4. Duterte membandingkan dirinya dengan Adolf Hitler dan Idi Amin

(Foto: Listverse)

Tidak ada satu orang pun yang mau disamakan dengan orang-orang kejam seperti Hitler dan Idi Amin, kecuali Duterte. Dia memiliki kebijakan untuk membantai jutaan pecandu narkoba.

"Hitler membantai tiga juta orang Yahudi, sekarang ada tiga juta pecandu narkoba. Aku sangat senang jika bisa membantai mereka," kata Duterte.

Bahkan, Duterte merasa senang ketika membandingkan dirinya dengan diktaktor Uganda Idi Amin. "Saya akan pensiun dengan reputasi Idi Amin. Saya tidak takut HAM. Saya tidak akan membiarkan negara saya (menjadi negara) anjing," kata Duterte.

3. Menantang PBB

(Foto: CNN)

Duterte tak hanya kontroversi, tapi orang yang tak takut siapa pun, bahkan oleh PBB. Dia mengatakan negaranya akan keluar dari PBB setelah tindakan yang dilakukannya dianggap sebagai bentuk kejahtan oleh PBB.

Ia pernah mengatakan bahwa para ahli di PBB itu bodoh, dan membeberkan keburukan PBB. Duterte menganggap kalau PBB itu munafik karena tidak bisa menghentikan peperangan dan pembantaian di Timur Tengah.

Sekarang Duterte berencana untuk membuat perserikatan sendiri dengan mengundang China jika keluar dari PBB.

2. Membantai pecandu dan pengedar narkoba

(Foto: inquirer.net)

Dalam soal pemberantasan narkoba, Duterte tidak akan segan-segan. Setelah jadi presiden, ia langsung mendeklarasikan perang terhadap pecandu dan pengedar narkoba. Duterte akan membantai para pengedar narkoba secara membabi buta.

"Jika Anda tahu ada pecandu, bunuh saja mereka oleh Anda sendiri," kata Duterte.

Di jalan-jalan, mayat para pecandu dan pengedar narkoba bergeletakan. Kebanyakan dari mereka yang dibunuh bukan oleh polisi, tapi seperti ada pasukan khusus pembantai narkoba milik Duterte. Mayat yang bertumpukan di jalan biasanya disertai kertas karton dengan tulisan, "Aku penjual narkoba. Jangan jadi seperti saya."

Kejam bukan bagaimana Duterte membantai para pengedar narkoba?

1. Duterte akan membunuh anaknya sendiri jika jadi pecandu narkoba

(Foto: ABS-CBN)

Seorang wartawan pernah bertanya kepada Duterte apa yang akan dia lakukan jika tahu anaknya adalah pecandu narkoba. Dengan tegas, Duterte mengatakan, "Aku akan membunuhnya sendiri."
X