4 Perlakuan Kejam Perancis Pada Muslim Di Timur Tengah

(Foto: wikipedia.org)

Negara-negara Eropa seperti Perancis memang dulunya terkenal suka menjajah negara lain demi keuntungan mereka sendiri. Bahkan dikatakan 7 persen Bumi ini dikuasai oleh Perancis ketika itu.

Tak hanya negara-negara di Eropa yang dijajah oleh Perancis, negara yang sekarang terkenal dengan landmark romantisnya ini juga mendirikan kolonialisme di negara-negara yang mayoritasnya Muslim di negara-negara Timur Tengah, seperti Chad dan Aljazair.

Perlakuan Perancis terhadap umat Muslim yang mereka jajah benar-benar sangat kejam jika berkaca pada sejarah. Mereka tak segan-segan menyiksa penduduk dan bahkan melakukan pembantaian terhadap petinggi agama. Berikut perlakuan kejam yang pernah dilakukan Perancis terhadap Muslim di Timur Tengah.

4. Perancis Penggal 400 Ulama Chad

(Foto: harunyahya.com)

Perancis banyak menguasai negara-negara di Afrika, termasuk Chad. Negara ini benar-benar mendapat perlakuan yang sangat kejam dari Perancis.

Perancis memperlakukan penduduknya Chad dengan sangat kejam hanya karena mayoritas penduduknya beragama Islam. Hingga pada tahun 1917, pasukan Perancis menggiring sekitar 400 ulama Chad untuk menuju suatu tempat.

Di tempat itu, pasukan Perancis memenggal kepala para ulama itu satu per satu dengan begitu kejam tanpa alasan yang jelas.

3. Perancis Bakar Satu Kota Dalam Semalam

(Foto: obsidianportal.com)

Aljazair menjadi negara pertama di Afrika yang dijajah Perancis. Bukannya membawa keuntungan bagi Aljazair, Perancis justru malah membawa petaka.

Diceritakan ketika itu, tepatnya pada tahun 1852, pasukan Perancis mulai memasuki Aljazair lewat sebuah kota bernama Aghwat. Walau baru pertama kali menginjakan kaki di kota tersebut, Perancis mulai membakar rumah-rumah di Aghwat sampai mengubah kota itu jadi lautan api. Tak hanya bangunannya saja, tapi juga para penduduknya juga ikut dibakar.

2. Uji Coba Nuklir Perancis Di Aljazair Yang Memakan Banyak Korban

(Foto: france24.com)

Salah satu alasan kenapa Perancis begitu kejam pada Aljazair karena penduduk mereka mayoritasnya beragama Islam. Karena hal itu, Perancis sampai tega menjadikan Aljazair sebagai objek uji coba nuklir mereka.

Dalam rentang waktu 6 tahun yang dimulai pada tahun 1960-an, Perancis sudah melakukan 17 kali uji coba bom nuklir. Bukannya melakukan uji coba di wilayah yang jauh dari pemukiman, justru Perancis malah sengaja melakukan uji coba senjata pemusnah masal ini dekat pemukiman warga. Akibatnya banyak warga pribumi yang jadi korban.

Tercatat dalam rentang waktu 6 tahun, ada 27 ribu sampai 100 ribu penduduk Aljazair yang tewas akibat uji coba nuklir Perancis.

1. Hadiah 11 Juta Ranjau Kepada Muslim Aljazair

(Foto: borntoengineer.com)

Perancis mulai angkat kaki dari Aljazair pada tahun 1962. Namun kelihatannya Perancis masih menyimpan dendam dan tidak rela Aljazair bisa merdeka. Oleh karena itu, mereka tega melakukan hal biadab kepada penduduk Aljazair sebagai hadiah perpisahan.

Sebelum angkat kaki, Perancis menyebarkan pasukannya di wilayah Aljazair untuk menanam 11 juta ranjau di setiap sudut kota dengan harapan bisa membunuh penduduk nantinya. Karena jumlah ranjau yang dipasang sangat banyak, sudah dipastikan banyak penduduk Aljazair yang tewas.

Sumber: Boombastis
X