Tak Punya Kaki, Abdullah Ingin Jadi Pemain Sepak Bola Sehebat Cristiano Ronaldo

Mohammad Abdullah (foto: Daily Mail)

Keterbatasan fisik tidak menghalangi Mohammad Abdullah untuk meraih cita-citanya. Remaja asal Bangladesh itu punya mimpi jadi pemain sepak bola sehebat Cristiano Ronaldo meski tidak punya dua kaki.

Remaja berusia 22 tahun asal Kota Dhaka itu kehilangan kakinya dalam kecelakaan kereta api sepuluh tahun lalu. Abdullah yang sekarang bekerja sebagai porter punya cita-cita jadi pemain sepak bola profesional meski ia tidak memiliki kaki.

"Saya tidak pernah berpikir saya akan bisa berjalan kembali, apalagi bermain sepak bola. Ketika saya terikat dengan kursi roda, yang saya takutkan saya akan menghabiskan sisa hidup saya di kursi roda," kata Abdullah, seperti dilansir Daily Mail (31/8).

(foto: Daily Mail)

Dia juga mengatkan sempat merasakan putus asa dengan kondisinya yang sekarang, tapi ia tidak ingin terlihat tidak berdaya dan mencoba belajar berjalan kembali.

"Saya bosan melihat diri saya tidak berdaya. Saya menghadapi kesulitan awalnya tapi akhirnya berhasil. Sekarang saya bisa berjalan, bekerja dan bermain sepak bola seperti orang lain," tambahnya.

(foto: Daily Mail)

Yang lebih pahit lagi, Abdullah ditinggal kabur oleh ibunya sejak berumur tujuh tahun dan ia dibesarkan oleh ayah dan ibu tirinya.

"Aku sangat merindukan ibuku, aku sempat lari dari rumah," kata Abdullah.

"Saya marah dan tak berdaya. Saya tinggal di jalan dan setelah beberapa bulan saya satu rumah dengan nenek saya."

Hingga pada tahun 2001, Abdullah sedang berpergian menggunakan kereta dan berniat pindah ke gerbong lain saat sedang bergerak. Sayangnya ia terpeleset dan kakinya terperangkap di bawah roda kereta api yang melaju kencang.

Dia langsung dilarikan ke rumah sakit setempat di mana kedua kakinya harus diamputasi dari paha. Abdullah sendirian ketika di rumah sakit dan tidak ada satu keluarganya pun yang menengoknya. Kemudian pihak rumah sakit menyerahkan Abdullah ke panti asuhan.

Selama 18 bulan, Abdullah berusaha belajar berjalan kembali. Bahkan ia sempat jualan koran meski kondisinya yang sekarang sudah tidak memungkinkannya lagi untuk berjalan. Tapi ia tidak putus harapan dan akhirnya ia bisa berjalan kembali.

(foto: Daily Mail)

Abdullah selalu bercita-cita menjadi pemain sepak bola profesioanl. Dia kemudian bertemu seorang pelatih sepak bola yang selalu memberinya motivasi untuk terus berlatih dan berlatih. Sekarang, Abdullah bermain di Stadion Nasional di Bangladesh pada tingkat dasar.

Meski tidak punya kaki, permain bola Abdullah tidak boleh dianggap remeh. Ia mampu menendang, mengoper dan bahkan mengocek bola seperti pemain sepak bola yang normal. Dia sangat mengidolakan Cristiano Ronalo karena permainannya di lapangan sangat hebat.

(foto: Daily Mail)

Karena Abdullah tidak memiliki keluarga, ia harus bekerja sebagai porter bagasi di stasiun Central Ferry di Dhaka. Satu harinya, ia hanya mendapat uang 100 taka atau sekitar Rp 20.000 untuk membeli makan.

Sungguh mengharukan bukan semangat hidup Abdullah. Meski ia tidak memiliki kaki dan keluarga, ia tetap semangat menjalani hidup ini dan terus mengejar cita-citanya menjadi pemain sepak bola.

X