Menguak Misteri Ario Kiswinar, 'Anak Kandung' Mario Teguh Yang Tak Diakui


Seorang pemuda bernama Ario Kiswinar membuat heboh publik baru-baru ini dengan pengakuannnya sebagai anak kandung motivator Mario Teguh.

Hal itu diungkapkan Ario saat tampil dalam acara Hitam Putih, Rabu (7/9/2016). Pemuda berusia 30 tahun itu mengatakan kepada pembawa acara Hitam Putih, Deddy Corbuzier, bahwa ia adalah anak kandung Mario Teguh yang tak diakui.

Untuk membuktikan klaimannya itu, Ario membawa sejumlah bukti seperti Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, akte nikah, hingga foto-foto masa kecilnya saat bersama ayahnya.

Saat KK dan akte kelahiran ditunjukan dalam acara Hitam Putih, terpampang jelas bahwa Ario lahir dari pasangan Sis Maryono Teguh alias Mario Teguh dan Aryani Seonatro.

Dalam pernyataannya, Ario mengatakan terakhir kali bertemu ayahnya yaitu pada saat usianya 17 tahun atau 13 tahun yang lalu. Ketika itu, Ario pernah minta biaya kuliah tapi tidak diberi, bahkan ia tidak tahu di mana rumah ayahnya.

Sejak saat itu pula, Ario beranggapan kalau ayahnya tidak mau mengakuinya sebagai anak kandungnya.

Lalu bagaimana tanggapan Mario Teguh dengan pernyataan Ario?


Sebelumnya, Mario Teguh belum mau angkat bicara, tapi pada pagi ini, Jumat (9/9/2016), dalam acara Sapa Indonesia Pagi, akhirnya Mario Teguh mengklarifikasi pernyataan Ario.

Dikutip dari Tribunnews.com, Mario mengatakan bahwa Ario sendirilah yang tidak mengakui bahwa dirinya adalah ayahnya.

"Bayangkan, jika anak yang Anda sayangi mengatakan bahwa dia bukan anak Anda, tapi anak laki-laki lain," kata Mario dalam acara tersebut.

Kata Mario, Ariani berulang kali mengatakan kepada dirinya bahwa Ario Kiswinar Teguh bukan anakmu.

"Ini tidak menuduh bahwa ibu Ariani punya hubungan dengan laki-laki lain, saya pencemburu, kami sering bertengkar tentang kecurigaan dengan laki-laki lain. Saya bercanda, ini anak kok bukan kayak aku ya, rambutnya ikal. Ariani marah, lama-lama keluar omong kalau Ario bukan anakmu," ujar Mario.

Tak lama kemudian, Mario mengundang Ario untuk melakukan tes DNA. "Ayo kita tes DNA, kamu tahu dimana saya, mari kita tes DNA, apapun hasilnya, biarlah itu menjadi pembicaraan di antara kita," ujar Mario.

Dari wawancara eksklusif tersebut, dapat disimpulkan bahwa Mario menganggap Ario bukan anak kandungnya, tapi anak kandung dari laki-laki lain. Tapi itu belum bisa dikonfirmasi karena belum ada jawaban dari Ario.
X