Kisah Satu Keluarga Meninggal Gara-Gara Kentang Busuk, Kok Bisa?

Ilustrasi kentang busuk (foto: mid-day.com)

Seorang gadis berusia delapan tahun asal Rusia bernama Maria Chelysheva harus rela kehilangan seluruh anggota keluarganya yang tewas setelah mencium gas beracun yang berasal dari kentang busuk pada tahun 2013 silam. Kok bisa?

Gadis malang itu kehilangan ayah, ibu, nenek dan saudaranya yang tewas satu per satu setelah memasuki ruangan bawah tanah di mana di sana disimpan sejumlah kentang untuk musim dingin, demikian seperti dikutip Daily Mail.

Ayah Maria, Mikhail Chelyshev (42), seorang profesor hukum, pertama kali memasuki ruangan bawah tanah tersebut tanpa mengetahui bahwa kentang yang disimpan di dalamnya sudah membusuk. Dia pingsan setelah menghirup gas beracun kentang busuk tersebut dan tak lama kemudian ia meninggal.

Maria Chelysheva (foto: Daily Mail)

Istrinya, Anastasia (38) dibuat heran kenapa suaminya tak kunjung kembali dari ruang bawah tanah. Merasa khawatir, ia pun pergi untuk mencari suaminya di ruangan bawah tanah. Serupa dengan yang dialami suaminya, Anastasia juga ikut pingsan lalu meninggal.

Lalu putra pasangan itu, Georgy (18) yang ikut-ikutan pergi ke ruangan bawah tanah untuk mencari orang tuanya. Dia pun juga meninggal setelah menghirup gas beracun sama seperti ayah dan ibunya.

Yang terakhir ibu Anastasia, Iraida (68), yang sebelumnya sempat meminta pertolongan pada tetangganya karena ada sesuatu yang mencurigakan. Tapi sebelum bantuan tiba, Iraida juga pergi ke ruangan bawah tanah dan akhirnya juga meninggal karena gas beracun.

Keluarga Maria (foto: Daily Mail)

Menurut polisi, Iraida yang terakhir masuk membiarkan pintu ruangan bawah tanah terbuka sehingga gas beracun kabur dari ruangan bawah tanah tersebut. Dan ketika Maria memasuki ruangan bawah tanah, ia dibuat terkejut ketika menemukan mayat keluarganya.

Kasus mengerikan ini terjadi di Laishevo, sebuah kota dekat Kazan, Tatarstan, Republik Rusia. "Mereka semua meninggal karena keracunan gas yang telah terakumulasi di ruangan bawah tanah sebagai akibat dari kentang yang membusuk," kata penyidik.

Kini, Maria dirawat oleh kerabat dan teman-teman keluarganya mengingat ia masih sangat muda dan sudah jadi yatim piatu.

Lalu bagaimana bisa kentang busuk mengeluarkan gas beracun? Simak sedikit ulasannya di bawah ini yang dikutip Wow Menariknya dari Daily Mail.

Kentang Mengandung Racun

Kentang mengandung senyawa beracun yang dikenal dengan nama glycoalkaloids atau paling umum disebut solanin dan chaconine.

Solanin biasanya ditemukan pada tanaman dalam keluarga Solanaceae, yang mencakup tanaman nightside yang mematikan, tembakau, serta kentang, tomat dan terong.

Racun ini dapat mempengaruhi saraf, menyebabkan kelemahan dan kebingungan. Sementara senyawa racunnya terkonsentrasi di daun, batang, dan buahnya.

Paparan cahaya, kerusakan fisik, dan bertambahnya usia tanaman dapat meningkatkan kadar racun glycoalkaloids dalam umbinya, terutama pada bagian bawah kulitnya. Racun ini dapat memberikan efek toksik kepada manusia. Satu-satunya cara menghancurkan racun ini adalah dengan memasaknya.

Racun ini dapat menyebabkan sakit kepala, diare, kram, koma, bahkan sampai kematian seperti yang dialami keluarga Maria. Namun kasus keracunan kentang busuk sebenarnya sangat jarang terjadi sekali.

Mulai sekarang jangan simpan kentang yang sudah busuk di ruangan kedap cahaya. Jika sudah busuk atau sudah lama didiamkan, sebaiknya buang saja kentangnya.

Sumber: Wittyfeed/Daily Mail
X